WANPRESTASI PENYEWA DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH DENGAN PEMILIK DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA

ABSTRAK: Sejalan  dengan  jumlah  penduduk  yang  makin  pesat,  tuntutan  akan tersedianya  berbagai  fasilitas  yang  mendukung  kehidupan  masyarakat  juga mengalami  peningkatan.  Hal  tersebut  mendorong  pihak  pemerintah  maupun swasta  untuk  melaksanakan  pembangunan,  terutama  di  bidang  sewa-menyewa bahkan jual beli perumahan.
Dalam  perjanjian  sewa  menyewa  rumah  di  Jalan  Cendana  No.  35  Kota Pontianak ini mempunyai jangka waktu yaitu selama 1 (satu) tahun terhitung pada saat  perjanjian  sewa  menyewa  ditandatangani.  Sesuai  dengan  jangka  waktu  yang telah  disepakati  bersama,  si  penyewa  berkewajiban  untuk  membayar  uang  sewa sebesar  Rp.  25.000.000,-  (dua  puluh  lima  juta  rupiah)  per  tahun  dengan  sistem pembayaran  dilakukan  secara  cicilan  dengan  uang  angsuran  pertama  dibayar  di muka  sebesar  Rp.  5.000.000,-  (lima  juta  rupiah)  dan  dengan  sisa  cicilan  per  11 bulan sebesar Rp. 1.800.000,- (satu juta delapan ratus ribu rupiah) per bulan.
Dalam suatu perjanjian tidak menutup kemungkinan jika terjadi salah satu pihak  lalai dalam melaksanakan  kewajiban seperti  yang telah diperjanjikan maka pihak  yang lalai tersebut dapat dikatakan cidera janji atau wanprestasi. Maka dari itu setiap perjanjian selalu ada jaminan untuk mengatasi terjadinya wanprestasi.
Berdasarkan  perjanjian  sewa  menyewa  rumah  pada  Pasal  4  Pihak  kedua diharuskan  untuk  membayar  sewa  rumah  sesuai  waktu  yang  telah  disepakati bersama  tersebut  sesuai  dengan  maksud  dan  tujuan  selambat-lambatnya  dalam jangka  waktu  1  (satu)  bulan  terhitung  sejak  tanggal  penandatanganan  surat perjanjian ini. 
Hal  ini  menjelaskan  bahwa  faktor  penyebab  pihak  penyewa  rumah wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa rumah di Jalan Cendana No. 35 Kota Pontianak  yakni  jatuh  tempo  dalam  pembayaran  cicilan  sewa  rumah  dengan alasan hutang yang menumpuk pada tempat lain. Mengenai  upaya  hukum  yang  dilakukan  oleh  pemilik  rumah  terhadap penyewa  rumah  yang  melakukan  wanprestasi  dalam  perjanjian  sewa  menyewa adalah  musyawarah  secara  kekeluargaan  dalam  pembatalan  perjanjian  sewa menyewa dan membuat perjanjian baru.
Key word: Perjanjian Sewa Menyewa, Ganti rugi, Wanprestasi
Penulis: FAHRURROZI
Kode Jurnal: jphukumdd160062

Artikel Terkait :