TANGGUNG JAWAB DEBITUR TERHADAP MUSNAHNYA OBJEK JAMINAN FIDUSIA DALAM PERJANJIAN KREDIT

ABSTRAK: Penulisan  ini  berjudul  “Tanggug  Jawab  Debitur  Terhadap  Musnahnya  ObjekJaminan  Fidusia  Dalam  Perjanjian  Kredit”.  Perjanjian  kredit merupakan ikatan antara kreditur  dan  debitur  yang  isinya  menentukan  dan  mengatur  hak  dan  kewajiban  kedua belah  pihak  sehubungan  dengan  pemberian  kredit.  Jaminan  adalah  merupakan  sarana perlindungan bagi keamanan kreditur, yaitu kepastian atas pelunasan utang  debitur atau pelaksanaan suatu prestasi oleh debitur atau oleh penjamin debitur. Keberadaan jaminan merupakan  persyaratan  untuk  memperkecil  resiko  dalam  menyalurkan  kredit.  Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian hukum normatif, melalui pendekatan  undang-undang.  Dalam  penulisan  ini  permasalahan  yang  diangkat  yaitu bagaimana  tanggug jawab  debitur  terhadap    hilangya  objek  jaminan fidusia  dalamperjanjian  kredit.  Kesimpulan  yang  diperoleh  adalah  debitur  tetap  bertanggungjawab mengembalikan pinjaman kredit walaupun benda jaminan fidusia tersebut diasuransikan maupun tidak diasuransikan. Jika benda jaminan  fidusia diasuransikan maka  debitur tetap mempertanggungjawabkan pengembalian pinjaman kredit melalui perusahaan asuransi kepada kreditur, walaupun tidak dibayar sepenuhnya oleh perusahaan asuransi dimana benda jaminan diasuransikan. Sisa dari pinjaman kredit yang belum lunas tetap dilunasi oleh  pihak  debitur  sesuai  dengan  isi  perjanjian,  jika  benda  jaminan   fidusia  tidak diasuransikan maka debitur  bertanggung jawab penuh mengembalikan pinjaman kredit. Hal  ini  dikarenakan  debitur  telah  terikat  dalam  perjanjian  kredit  dengan  kreditur, walaupun benda jaminan fidusia musnah.
Kata Kunci: Tanggung Jawab, Musnahnya, Jaminan Fidusia, Perjanjian Kredit
Penulis: Ida Bagus Gde Surya Pradnyana, I Nengah Suharta
Kode Jurnal: jphukumdd160015

Artikel Terkait :