Gangguan Ginjal terkait Obesitas pada Anak
Abstrak: Prevalensi obesitas
pada anak serta komplikasinya cenderung mengalami peningkatan. Salah satu
komplikasi obesitas adalah kelainan ginjal yang disebut obesity-related renal
injury atau gangguan ginjal terkait obesitas. Banyak faktor yang berperan dalam
terjadinya obesity-related renal injury. Overweight atau obesitas berhubungan
erat dengan berbagai faktor risiko penyakit ginjal kronik yaitu
hiperinsulinemia, gangguan metabolisme glukosa, hipertensi, hiperlipidemia, dan
sindrom metabolik. Di antara semua faktor tersebut, faktor yang paling berperan
antara obesitas dan kerusakan ginjal adalah berkurangnya sensitivitas insulin.
Manifestasi klinis obesity related renal
injury biasanya berupa proteinuria bermakna tanpa edema, albumin plasma sedikit
menurun, dan kolesterol normal atau sedikit meningkat. Salah satu tata laksana
obesity-related renal injury adalah penurunan berat badan. Pengurangan asupan
diet dan penurunan berat badan dapat menyebabkan berkurangnya lesi
glomerulosklerosis fokal segmental. Terapi lainnya adalah pemberian obat yang
memiliki efek negatif terhadap sistem renin-angiotensin seperti inhibitor
angiotensin-converting-enzyme dan angitensin receptor blocker. Dapat juga
diberikan obat yang meningkatkan sensitivitas insulin. Golongan statin mempunyai
peranan dalam melindungi ginjal. Usaha mencegah atau menangani obesitas sejak
dini memberikan dampak besar terhadap insidens, progresivitas, biaya, dan
komorbiditas penyakit ginjal
Kata Kunci: obesitas; renal
injury; glomerulosklerosis fokal segmental; anak
Penulis: Sudung Oloan Pardede,
Alvina Christine, Jumaini Andriana
Kode Jurnal: jpkedokterandd170637