Profil dan temuan klinis pasien perdarahan saluran cerna di Departemen Kesehatan Anak RSUP Dr. Sardjito 2009 - 2015
Abstrak: Perdarahan saluran
cerna pada anak merupakan salah satu tanda bahaya sehingga diagnosis dan
pengobatan dini sangat penting.
Tujuan. Mengetahui etiologi dan temuan klinis perdarahan saluran cerna
anak yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito.
Metode. Penelitian retrospektif menggunakan rekam medis pasien anak
berusia kurang dari 18 tahun yang menjalani endoskopi dan kolonoskopi karena
perdarahan saluran cerna dari Januari 2009 hingga Juni 2015. Data rekam medis
yang tidak lengkap tidak diikutkan sertakan dalam penelitian.
Hasil. Dari 55 pasien yang memenuhi syarat, terdapat 27 (49%) pasien
perdarahan saluran cerna atas dan 28 (51%) pasien perdarahan saluran cerna
bawah. Varises esofagus adalah etiologi terbanyak perdarahan saluran cerna atas
10 (37%), sedangkan untuk perdarahan saluran cerna bawah adalah kolitis 17
(60%). Perdarahan saluran pada anak lebih sering terjadi pada perempuan usia
1-6 tahun 29 (53%). Gejala yang lebih sering terjadi yaitu hematemesis 13 (24%)
dan hematokezia 27 (49%). Keluhan perdarahan saluran cerna atas terbanyak adalah
nyeri perut 13 (48%) sedangkan saluran cerna bawah adalah diare 8 (29%). Anemia
berat ditemukan pada 5 (19%) pasien perdarahan saluran cerna atas dan 1 (4%)
pasien perdarahan saluran cerna bawah.
Kesimpulan. Varises esofagus merupakan penyebab tersering perdarahan
saluran cerna atas sedangkan saluran cerna bawah adalah kolitis. Anak yang
datang dengan keluhan nyeri perut dan diare harus dipikirkan salah satu
penyebabnya adalah perdarahan saluran cerna.
Kata Kunci: Perdarahan saluran
cerna anak; endoskopi; kolonoskopi
Penulis: Galih Akbar
Pinandhito, Titis Widowati, Wahyu Damayanti
Kode Jurnal: jpkedokterandd170638