EKSPRESI INTERLEUKIN-35 PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING UNDIFFERENTIATED STADIUM LANJUT
ABSTRACT: Karsinoma nasofaring
(KNF) merupakan keganasan pada kepala leher yang berasal dari epitel
nasofaring. Sel pada tumor ini dapat memproduksi interleukin-35 (IL-35) yang
mendukung pertumbuhan tumor, angiogenesis, dan stimulus radikal bebas melalui
jalur mieloid dendritic supressor cells (MDSC) serta menghambat respons imun.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis ekspresi IL-35 pada penderita
karsinoma nasofaring undifferentiated pada stadium lanjut tanpa metastasis.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan
consecutive sampling pada 30 sampel jaringan biopsi penderita KNF
undifferentiated yang dilakukan pemeriksaan imunohistokimia dengan menggunakan
antibodi monoclonal rabbit anti IL-35 (RabMAbs) untuk mengetahui ekspresi IL-
35 kemudian dilakukan penghitungan dengan Intensity Distribution Score (IDS).
Hasil: Pengukuran IDS ekspresi IL-35 dari 30 sampel penderita didapatkan
sebagian besar kelompok menunjukan hasil positif kuat dan sangat kuat sebanyak
27 penderita, 2 penderita positif lemah, dan 1 penderita negatif dengan rerata
(mean) serta simpang baku (SD) 224,67±78,00. Kesimpulan: Terdapat peningkatan
(overexpression) ekspresi IL-35 pada KNF undifferentiated stadium lanjut.
Kata kunci: KNF
undifferentiated stadium lanjut, interleukin-35, faktor prediktif
Penulis: Imam Prabowo, Siti
Nurhikmah, Made Setiamika, Dyah Budiani
Kode Jurnal: jpkedokterandd160738