Uji Kepekaan In Vitro Flukonazol Terhadap Spesies Candida penyebab Kandidiasis Oral Pada Pasien HIV/AIDS dengan Vitek II
Abstrak: Kandidiasis oral (KO)
merupakan infeksi oportunistik yang sering ditemukan pada pasien dengan Human immunodeficiency
virus (HIV)/Acquired immune deficiency syndrome (AIDS). Penggunaan flukonazol
sebagai terapi dan profilaksis KO pada pasien dengan HIV/AIDS secara luas dan
tidak adekuat mengakibatkan penurunan kepekaan obat. Penurunan kepekaan
flukonazol terhadap spesies Candida ditandai adanya peningkatan kadar hambat
minimun (KHM) in vitro telah didapatkan pada beberapa laporan. Tujuan:
Mengevaluasi gambaran hasil uji kepekaan flukonazol terhadap spesies Candida
penyebab KO pada pasien dengan HIV/AIDS. Metode: Penelitian dilakukan secara
deskriptif observasional potong lintang dan dilakukan selama 3 bulan di RSUD
dr. Saiful Anwar (RSSA). Uji Identifikasi dan kepekaan spesies Candida
dilakukan dengan menggunakan alat Vitek II. Hasil: Didapatkan 33 subjek
penelitian dengan 36 isolat spesies Candida. Candida albicans merupakan spesies
terbanyak yaitu sebesar 86%. C. krusei sebesar 8%, dan C. glabrata 6%. Rentang
KHM pada spesies C. albicans ≤ 1 mg/l – 16 mg/l, C.glabrata 4 mg/l, dan
C.krusei 2 mg/l-32 mg/l. Sebanyak 83% isolat C. albicans sensitif terhadap
flukonazol sedangkan isolat non-albicans didapatkan resistensi sebanyak 8%.
Simpulan: Sebagian besar isolat C. albicans masih sensitif terhadap flukonazol
dan resistensi terhadap flukonazol ditemukan pada isolat C. krusei.
Kata kunci: uji kepekaan,
flukonazol, Candida, kandidiasis oral, HIV/AIDS
Penulis: Novianti Rizky Reza,
Tantari SHW, Santosa Basuki
Kode Jurnal: jpkedokterandd170514