Perbandingan Pemeriksaan May Grunwald Giemsa (MGG) dan Potassium Hydroxide (KOH) pada pasien Malassezia folliculitis di Unit Rawat Jalan Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya
ABSTRAK: Malassezia
folliculitis (MF) adalah infeksi folikel pilosebasea yang disebabkan oleh
Malassezia sp., berupa papul, solid, diameter <1cm, pustul folikuler, cukup
gatal, di badan bagian atas, dan jarang pada wajah. Pemeriksaan mikroskop
dengan Potassium hydroxide (KOH) ditemukan spora. May Grunwald Giemsa (MGG)
merupakan pengecatan sitologis yang dapat mendiagnosis MF dengan menunjukkan
gambaran spora lebih detail dan tajam. Tujuan: Mengevaluasi identifikasi MF
dengan MGG dibandingkan KOH. Metode: Penelitian uji diagnostik (analitik
observasional) untuk mengidentifikasi MF menggunakan MGG dibandingkan KOH. Lima
puluh dua pasien baru memenuhi kriteria studi sejak Maret–Mei 2016 di Unit
Rawat Jalan (URJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Hasil:
Pemeriksaan terhadap 52 pasien MF, terdapat 7 pasien (13,5%) menunjukkan hasil
negatif dengan pemeriksaan KOH, sedangkan dengan MGG pemeriksaan yang negatif
pada 2 pasien (3,8%) namun tidak bermakna secara statistik (p ≥ 0,5). Didapatkan
nilai PPV=90% ; NPV=100%;sensitivitas=95,7%; spesifisitas=28,5%. Simpulan: KOH
masih merupakan pemeriksaan penunjang yang baik untuk mendiagnosis MF, tetapi
jika klinis menunjukkan MF positif sedangkan KOH negatif, maka dilakukan MGG.
Kata kunci: May Grunwald
Giemsa, Potassium hydroxide, Malassezia folliculitis
Penulis: Pramita Ariyanti,
Afif Nurul Hidayati, Sunarso Suyoso
Kode Jurnal: jpkedokterandd170509