Peranan Human Papillomavirus terhadap Bowenoid Papulosis

ABSTRAK: Infeksi Human papillomavirus (HPV) dapat memberikan manifestasi klinis di kulit maupun mukosa. Beberapa jenis HPV dikorelasikan dengan peningkatan risiko keganasan epitel. Berdasarkan potensi onkogenik, HPV dapat dikelompokkan menjadi tipe berisiko rendah dan tipe berisiko tinggi. Bowenoid papulosis (BP) sangat terkait dengan HPV risiko tinggi. Tujuan: Memberikan informasi kepada tenaga kesehatan, agar lebih mengetahui penyakit BP. Telaah Kepustakaan: BP merupakan lesi papular multifokal dengan ciri histologis yang serupa dengan karsinoma sel skuamosa (SCC) in situ atau Bowen's Disease (BD). Manifestasi klinis ditandai oleh beberapa papula berwarna kecoklatan atau eritematosa yang terletak di daerah anogenital, predileksi usia pada orang dewasa muda yang seksual aktif. Secara klinis, BP harus dibedakan dari keratosis seboroik, dan nevus melanositik. HPV tipe 16 merupakan penyebab tersering BP. Simpulan: Prognosis BP tidak dapat diprediksi, lesi dapat bertambah parah, membaik dan bahkan resolusi secara spontan. Progresivitas ke SCC diperkirakan mencapai 2,6% kasus, HPV tipe 16 merupakan penyebab terbanyak BP.
Kata kunci: Human papillomavirus (HPV), Bowenoid Papulosis (BP)
Penulis: Yuli Wahyu R, Dwi Murtiastutik, Sjahjenny Mustokoweni
Kode Jurnal: jpkedokterandd170516

Artikel Terkait :