HUBUNGAN TERAPI MODALITAS INDIVIDU DAN KELOMPOK PADA PASIEN GANGGUAN JIWA TERHADAP KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA GEMPA BUMI DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RSJ ACEH
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan pengetahuan, sikap, dan
tindakan melalui metode terapi individu dan terapi aktivitas kelompok (TAK)
dalam meningkatkan kesiapsiagaan ODGJ menghadapi bencana gempa bumi di BLUD RSJ
Aceh. Metode penelitian experiments design dengan rancangan model true experiments (pre test-post tes control
group design). Sampel berjumlah 30 ODGJ dari 9 ruang rawat inap intermediate,
dibagi dalam tiga kelompok; kelompok kontrol 10 ODGJ, terapi individu 10 ODGJ
dan TAK 10 ODGJ menggunakan teknik Random Sampling. Tehnik pengumpulan data
melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan tidak ada
peningkatan nilai post-test pada kelompok kontrol terhadap parameter pengetahuan, sikap, dan tindakan.
Terapi individu, peningkatan tertinggi dijumpai pada parameter tindakan yaitu
10,7 (meningkat 60%). TAK peningkatan nilai tertinggi pada parameter tindakan
yaitu 7,3 (meningkat 52,52%). Maka dapat disimpulkan p<0,05/terapi modalitas
individu dan TAK menunjukan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan
ODGJ dalam menghadapi bencana gempa bumi.
Kata kunci: Kesiapsiagaan
gempa bumi, terapi modalitas, gangguan jiwa
Penulis: Sarah Ainun,
Muchlisin ZA, Imran
Kode Jurnal: jpkedokterandd170531