FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUARAN PENANGANAN ATRESIA ESOPHAGUS
Abstract: Atresia esofagus
merupakan bentuk kelainan kongenital yang memiliki tingkat mortalitas tinggi
berkaitan dengan berbagai komplikasi yang dapat muncul sebelum dan sesudah
tindakan operasi definitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor –
faktor yang mempengaruhi luaran penanganan atresia esofagus. Penelitian ini
adalah penelitian analitik retrospektif dari data yang terdapat pada rekam
medis pada tahun Januari 2002 hingga Agustus 2009 dari 2 rumah sakit di
Bandung, Jawa Barat. Uji Fisher's Exact Probability Test dan Kruskal Walis digunakan
untuk menilai luaran masing – masing kelompok. Pada penelitian ini terdapat 26
penderita (13 laki – laki dan 13 perempuan). Rentang usia saat penderita datang
ke rumah sakit yaitu 3 ± 1,41 hari. Berat badan lahir rata - rata adalah 2.475
± 35,35 gram. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara
keadaan sepsis pra operasi (p= 0.032) dan lama penggunaan ventilator (p= 0.022)
dengan luaran penderita atresia esofagus. Sementara tidak terdapat hubungan
yang signifikan antara berat badan lahir (p= 0.11), kehadiran pneumonia
(p=0.11) , kehadiran kelainan jantung bawaan (p= 0.99) dan jenis ruang rawatan
(p= 0.683) terhadap luaran penderita atresia esophagus.
Kata Kunci: atresia esophagus,
faktorresiko, luaran
Penulis: Dian Adi Syahputra,
Bustanul Arifin Nawas, Dikki Drajat Kusmayadi
Kode Jurnal: jpkedokterandd170530