PENGARUH SINTASAN LARVA IKAN RAINBOW PAPUA DARI LIMA SPESIES GENUS MELANOTAENIA
Abstract: Ikan rainbow adalah
ikan endemik dari Papua, berdasarkan klasifikasinya termasuk family
melanotaeniidae yang mempunyai tujuh genus, 37 spesies dan di antara tujuh
genus adalah genus melanotaenia dan glossolepsis. Ada sebagian spesies yang
telah dan belum dikembangkan oleh pembudidaya. Spesies yang belum dikembangkan
merupakan hasil Exspedisi IRD Perancis bersama BPPBIH Depok pada tahun 2007.
Dalam hal ini bahwa spesies yang sudah lama dibudidayakan otomatis telah
beradaptasi dengan lingkungan dan pakan dibanding yang baru dikoleksi dari alam
dalam hal ini terutama pada stadia larva. Ikan yang sudah beradaptasi dan
menghasilkan beberapa generasi terutama larva akan lebih tahan menghadapi
lingkungan yang tidak menguntungkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
sintasan larva ikan rainbow dari lima spesies genus melanotaenia. Wadah yang digunakan
adalah bak Traso ukuran 80 cm x 80 cm x 70 cm dengan ketinggian air 50-60 cm.
Wadah tidak diberi tutup dan diletakkan di luar ruangan (outdoor). Larva yang
ditebar umur ± 2 hari berasal dari hasil pemijahan di BPPBIH Depok. Air yang
digunakan air tanah yang sebelumnya diendapkan/ditampung selama dua hari. Ada
lima perlakuan pada pemeliharaan spesies larva ikan rainbow yang berbeda
sebagai berikut (1) Sawiat (Melanotaenia fasinensis), (2) Salawati
(Melanotaenia salawati), (3) Gelap (Melanotaenia gelap), (4) Kurumoi
(Melanotaenia parva), dan Boesmani (Melanotaenia boesmani) di mana
masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Larva ditebar dengan kepadatan 100
ekor/wadah. Jenis pakan yang diberikan berupa plankton selama 10 hari berupa
Rotifera sp. dan selanjutnya moina sampai umur 30 hari. Parameter yang diamati
sintasan, pertumbuhan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sintasan larva ikan rainbow yang sudah lama beradaptasi berkisar 77%-83,67%
berpengaruh terhadap spesies rainbow yang baru beradaptasi dengan sintasan
54%-57% dari genus melanotaenia.
Keywords: rainbow; larva;
melanotaenia; sintasan; spesies
Penulis: Tutik Kadarini, Siti
Zuhriyyah Musthofa
Kode Jurnal: jpperikanandd150745