TEKNOLOGI PENDEDERAN KELAYAKAN USAHA IKAN HIAS ARWANA SIlVER (Osteoglossum biccirhosum, Cuvier 1820) SKALA RUMAH TANGGA
Abstract: Salah satu jenis
ikan Arwana yang populer dibiakan oleh masyarakat adalah ikan Arwana Silver
(Osteoglossum biccirhosum, Cuvier 1820). Ikan Arwana ini di Introduksi dari
negeri Brazil (Habitat Sungai Amazon) sekitar tahun 1990 an. Walaupun harganya
relatif murah, namun permintaan terhadap
jenis ini masih tinggi. diekspor ke negara China, Vietnam, Singapura dan Malaysia. Dalam aktivitas
produksi kegiatan budidaya ikan Arwana di katagorikan dalam tiga tahapan yaitu;
kegiatan breeding, pemeliharaan larva dan pendederan, serta pembesaran.
Kegiatan breeding umumnya di tangani oleh perusahaan/farm maupun petani yang
memiliki kolam, namun pendederan maupun pembesaran dapat dilakukan oleh
masyarakat/petani/perorangan dalam skala yang lebih kecil dan terkontrol. Pendederan
dilaksanakan selama 2 bulan, dari usia benih 4-5 minggu. Aplikasi terhadap
usaha pendederan ikan Arwana Silver pada sistem terkontrol telah dilakukan pada
perbenihan skala rumah tangga di Depok, Jabar. Jumlah akuarium yang digunakan
dalam usaha ini adalah 30 buah masing-masing berukuran 1,2 m x 0,5 m x 0,3 m,
dilengkapi sistem pemanas, aerasi, dan pengelolaan air (filter dan tandon).
Kepadatan ikan yang ditebar 300 ekor per akuarium. Tingkat kematian hingga
akhir produksi mencapai rata-rata 5%. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa usaha ini sangat
menguntungkan secara ekonomi dengan Rentabilitas (RE) sebesar 42,81%; B/C Rasio
sebesar 1,43; dan pengembalian modal 4 kali siklus produksi. Secara teknologi
pendederan ikan Arwana dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga dan
beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kontuinitas
penyediaan benih, managemen air
(terutama pengendalian suhu, pH, dan oksigen), ketersediaan dan kelayakan pakan.
Keywords: arwana silver;
pendederan; skala rumah tangga
Penulis: Agus Priyadi
Kode Jurnal: jpperikanandd150744