EVALUASI PENGGUNAAN SISTEM JARING TERHADAP RESPONS PRODUKSI PENDEDERAN JUVENIL LOBSTER PASIR (PANULIRUS HOMARUS) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RESIRKULASI
ABSTRACT: Permasalahan yang
sering dihadapi oleh pembudidaya lobster adalah rendahnya kelangsungan hidup
karena faktor kanibalisme yang tinggi. Penggunaan sistem jaring pada budidaya
pendederan lobster dimaksudkan untuk meminimalkan faktor kanibalisme, dengan
memperkecil kontak antar lobster. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisa pengaruh penggunaan jaring terhadap respons produksi pendederan
lobster pasir Panulirus homarus. Lobster berukuran 51,29±7,26 g/ekor dipelihara
selama 30 hari dengan pemberian pakan 3% sebanyak 1 kali per hari. Penelitian
dilakukan dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan. Jenis perlakuan yang digunakan,
yaitu selter pipa PVC sebagai kontrol (K), sekat jaring melintang & selter
pipa PVC (SJ), serta jaring keliling & selter pipa PVC (JK). Variabel yang
diamati, yaitu kondisi kualias air, Total Hemocyte Count (THC), frekuensi
moulting, bobot, panjang total lobster dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan sistem jaring tidak berpengaruh terhadap respons
pertumbuhan, tetapi berpengaruh positif terhadap kelangsungan hidup juvenile
lobster.
KEYWORDS: selter, jaring,
lobster pasir, pertumbuhan, THC
Penulis: Kukuh Adiyana, Eddy
Supriyono, Amin Pamungkas, Lolita Thesiana
Kode Jurnal: jpperikanandd150788