ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN DAN KETAHANAN PANGAN BERDASARKAN TINGKAT PENGELUARAN KONSUMSI PADA RUMAH TANGGA PEMBUDIDAYA IKAN (STUDI KASUS DI DESA SUMUR GINTUNG, KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT)
ABSTRACT: Tulisan ini
bertujuan untuk mengkaji tingkat kemiskinan dan ketahanan pangan berdasarkan
tingkat pengeluaran konsumsi pada rumah tangga pembudidaya. Penelitian ini
dilakukan di Desa Sumur Gintung, Kabupaten Subang pada tahun 2012. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Pemilihan
responden dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak
38 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
statistik deskriptif dengan teknik tabulasi silang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk pangan sebesar 44%
dan non pangan 56%. Sedangkan jika dilihat dari tingkat kemiskinan dengan
menggunakan 14 indikator yang dikembangkan oleh BPS menunjukkan bahwa sebanyak
63% rumah tangga tergolong sejahtera, sedangkan sebesar 37% kurang sejahtera.
Berdasarkan tingkat ketahanan pangan rumah tangga terlihat bahwa sebesar 47%
termasuk dalam kategori rentan pangan sedangkan sisanya 53% termasuk dalam
kategori rawan pangan. Hal ini menunjukkan bahwa rumah tangga pembudidaya
apabila dilihat dari tingkat pengeluaran konsumsi dan tingkat kemiskinannya
termasuk dalam kategori sejahtera. Sedangkan jika dilihat dari tingkat
ketahanan pangannya, rumah tangga pembudidaya masih tergolong rawan pangan
meskipun jumlahnya tidak berbeda jauh dengan rumah tangga yang rentan pangan.
KEYWORDS: pengeluaran
konsumsi; kemiskinan; ketahanan pangan
Penulis: Lindawati,
Subhechanis Saptanto
Kode Jurnal: jpperikanandd140459