PEMASYARAKATAN IPTEK BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SISTEM TRADISIONAL PLUS DI BARRU, SULAWESI SELATAN
Abstract: `Pemasyarakatan ilmu
pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan budidaya merupakan program
pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan dengan tujuan untuk menyebarluaskan
teknologi budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) sistem tradisional plus.
Kegiatan pemasyarakatan ini dilaksanakan di tambak masyarakat di Desa Lawallu
Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Dua kelompok pembudidaya yang
dilibatkan yaitu Kelompok Vaname Jaya dengan jumlah anggota 14 orang
masing-masing satu petak tambak dengan luas total 5,63 ha. Kelompok kedua
adalah Kawan Sejahtera yang terdiri atas 10 anggota masing-masing satu petak
tambak dengan luas total 4,37 ha. Jumlah luas keseluruhan tambak yang digunakan
yaitu 10 ha. Penebaran benur udang vaname PL-10 setiap petakan tambak kepadatan
8 ekor/m2; bobot rata-rata 0,01 g/ekor. Tahapan kegiatan diawali dari persiapan
tambak dilakukan sebagaimana ketentuan prosedur cara budidaya ikan yang baik
(CBIB) yang meliputi pengeringan, pengelolaan, dan perbaikan tanah dasar,
pengapuran, pemasukan air, dan pemberantasan hama. Pemeliharaan selama 65 hari
dan dilakukan sampling pertumbuhan setiap 10 hari mulai umur 35 hari,
pengamatan kualitas air setiap 10 hari serta analisis sampel untuk uji PCR dan
bakteri. Pemberian pakan menggunakan pelet setelah umur 35 hari dengan dosis
5%-2% dari bobot biomassa udang per hari. Hasil yang diperoleh terhadap bobot
akhir rata-rata yaitu 18,30 g/ekor dan tingkat sintasan rata-rata 25% serta
produksi secara total didapatkan 3.377,4 kg atau sama dengan 337,7 kg//ha.
Keywords: iptekmast; produksi;
tradisional plus; vaname
Penulis: Agus Nawang, Suwardi
Tahe, Hambali Supriyadi, Ike Trismawanti, Rachmansyah
Kode Jurnal: jpperikanandd120517