Estimasi Perubahan Lahan Sawah dengan Klasifikasi Tidak Terbimbing Citra MODIS EVI di Provinsi Jawa Barat
Abstrak: Berdasarkan data
statistik, sejak tahun 2008 hingga saat ini luas sawah di Provinsi Jawa Barat
cenderung mengalami penurunan. Hal ini mendorong dibutuhkannya informasi yang
cepat dan tepat terkait lokasi dan luas lahan sawah untuk menjaga ketahanan
pangan nasional. Teknologi penginderaan jauh telah menjadi alat bantu yang
handal dalam memecahkan masalah ini. Melalui klasifikasi citra satelit
penginderaan jauh, luas lahan sawah dapat diketahui dengan mudah. Tujuan dari
penelitian ini adalah melakukan klasifikasi citra MODIS EVI 250 m untuk
memetakan lahan sawah serta memperkirakan luas dan sebaran perubahan lahan
sawah di Provinsi Jawa Barat. Metode klasifikasi yang digunakan adalah
klasifikasi tidak terbimbing ISODATA dengan jumlah kelas klasifikasi ditentukan
melalui analisis divergensi pada citra komposit yang dianalisis. Pemilihan
kelas sawah dilakukan melalui pengecekan pola spektral pada piksel-piksel citra
yang telah diklasifikasi. Menurut pemantauan MODIS EVI 250 m, luas sawah di
Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 17.35% selama kurun waktu 10 tahun dari
1,189,728.85 ha pada tahun 2006 menjadi 983,342.77 ha pada tahun 2016.
Penurunan luas lahan sawah diduga disebabkan oleh perubahan lahan sawah ke
bukan sawah. Terdapat perbedaan luas sawah antara data BPS dengan citra MODIS
yang disebabkan oleh metode yang berbeda, namun keduanya menunjukkan
kecenderungan total luas sawah yang menurun. Berdasarkan hasil tersebut, citra
MODIS dapat dimanfaatkan dalam memperkirakan perubahan lahan serta dapat
dijadikan pendukung dalam pengambilan keputusan.
Penulis: Rizky Mulya Sampurno,
Anas Bunyamin, Totok Herwanto
Kode Jurnal: jppertaniandd170496