AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus amboinicus Lour) PADA BERBAGAI TINGKAT PETIKAN DAUN DENGAN METODE DPPH
ABSTRAK: Daun bangun-bangun
merupakan bahan pangan nabati yang potensial sebagai sumber antioksidan karena
kaya akan flavonoid dan polifenol. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap.
Tahap I: Pembuatan tepung daun bangun-bangun dengan satu faktor, yaitu: tingkat
petikan (P): petikan 1, 2 dan 3 (4 daun dari pucuk, 4 daun bagian tengah, dan 4
daun bagian bawah). Tahap II: Pembuatan ekstrak metanolik daun bangun-bangun
dengan satu faktor, yaitu: tingkat petikan (P): petikan 1, 2 dan 3 (4 daun dari
pucuk, 4 daun bagian tengah, dan 4 daun bagian bawah). Tahap III: Uji aktivitas
antioksidan ekstrak metanolik fraksi eter dan air dengan 2 faktor, yaitu:
konsentrasi (K): (10, 20, 40, 80, dan 160 ppm) dan tingkat petikan (P): petikan
1, 2 dan 3 (4 daun dari pucuk, 4 daun bagian tengah, dan 4 daun bagian bawah).
Hasil penelitian menunjukkan tingkat petikan berpengaruh berbeda tidak nyata
terhadap kadar air, kadar protein dan kadar serat kasar, dan berbeda nyata pada
kadar abu dan kadar lemak. Pada kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar
protein dan kadar serat kasar cenderung meningkat dengan meningkatnya tingkat
petikan. Rendemen ekstrak metanolik maksimum pada tingkat petikan 3 (4 daun
bagian bawah) dan cenderung menurun pada tingkat petikan 1 (4 daun dari
pucuk).Interaksi konsentrasi ekstrak dan tingkat petikan berpengaruh berbeda
sangat nyata terhadap aktivitas antioksidan.Antioksidan fraksi eter cenderung
meningkat sedangkan aktioksidan fraksi air cenderung menurun dengan
meningkatnya tingkat petikan.Antioksidan ekstrak metanolik daun bangun-bangun
tergolong kuat karena IC50 fraksi eter dan air kurang dari 100ppm.
Penulis: Novita Sari Tobing,
Herla Rusmarilin, Ridwansyah
Kode Jurnal: jppertaniandd170094