PENGARUH PENCAMPURAN BAHAN BAKAR PERTALITE DENGAN MINYAK TERPENTIN DAN MINYAK ATSIRI TERHADAP PENURUNAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR SUPRA X 125
Abstract: Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh dalam pencampuran bahan bakar
pertalite dengan minyak terpentin dan bahan bakar pertalite dengan minyak
atsiri terhadap emisi gas buang dengan variasi pencampuran zat adiktif
tersebut, penelitian ini menggunakan sepeda motor supra X 125. Metode
penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan
menggunakan tabel dan grafik untuk mengolah data tersebut, Dengan menggunakan
alat uji emisi Neomotect CG450 untuk mengukur emisi gas buang HC, CO, dan CO2.
Hasil penelitian pencampuran bahan bakar pertalite dengan minyak terpentin
kadar HC yang mengalamipenurunanterendahpadapersentase 20%, untuk pencampuran
bahan bakar pertalite dengan minyak terpentin sebesar 410 ppm,padakadar CO
Pencampuran terendah terjadi pada persentase 15%, pada pencampuran bahan bakar
pertalite dengan minyak terpentin sebesar 2,07 %Vol, sedangkan pada pencampuran
bahan bakar pertalite dengan minyak atsiri sebesar 3,24 %Vol, padakadar
CO2Pencampuran terendah terjadi pada persentase 15%, pada pencampuran bahan
bakar pertalite dengan minyak terpentin sebesar 2,05 %Vol, sedangkan pada
pencampuran bahan bakar pertalite dengan minyak atsiri sebesar 2,26 %Vol. sedangkan
pada pencampuran bahan bakar pertalite dengan minyak atsiri sebesar 490
ppm.Jadi melalui penelitian ini bahan bakar yang ideal untuk penurunan emisi
gas buang yaitu pencampuran bahan bakar pertalite dengan minyak terpentin lebih
dapat membuat penurunan emisi gas buang dibandingkan dengan pencampuran
pertalite dengan minyak atsiri.
Penulis: Randy Andry Saputra
., Nyoman Arya Wigraha, S.T., M.T. ., Gede Widayana, S.T., M.T
Kode Jurnal: jptmesindd170224