ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI WILAYAH SURABAYA

Abstract: Proyek mempunyai makna yang berbeda, yaitu ketika dihubungkan dengan: deadline, tanggal mulai, tanggal selesai, jadwal, tugas, sumber daya material maupun manusia, biaya dan urutan kegiatan proyek. Rencana suatu proyek konstruksi mengacu pada perkiraan yang ada pada saat jadwal pembangunan tersebut dibuat. Masalah dapat timbul apabila ada ketidaksesuaian antara rencana yang telah dibuat dengan pelaksanaanya di lapangan. Dampak yang sering terjadi adalah keterlambatan waktu penyelesaian proyek.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor eksternal yang paling mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi di Surabaya, serta mengetahui variabel-variabel dominan yang dapat mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan proyek berdasarkan nilai faktor loading dari beberapa faktor yang telah terbentuk. Penelitian ini termasuk penelitian metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, observasi, wawancara dan angket/kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua proyek yang masih berjalan di sekitar area Surabaya dengan teknik “area probability sample” atau sampel wilayah. Sampel wilayah adalah teknik sampling yang dilakukan dengan mengambil wakil dari setiap wilayah yang terdapat dalam populasi, sedangkan sampel reponden yang digunakan adalah sejumlah 30 responden dengan masing – masing 6 responden dari 5 sampel proyek yang ada. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis faktor yang diselesaikan dengan program SPSS Statistics 17.0
Berdasarkan analisis faktor terbentuk 4 faktor yang mempengaruhi, pengaruh faktor 1 (Adanya perubahan dalam metode kerja, adanya masalah dalam perencanaan dan penjadwalan, tata letak dan pengelolaan material, pemberian penghargaan pada kepuasan kerja, pemberian insentif, pemberian kerja lembur, pemogokan kerja karena alasan tertentu) sebesar 26,387 %, faktor 2 (Perubahan urutan kerja dalam proyek, manajemen pengawasan tenaga kerja, komunikasi dan hubungan kerja) sebesar 15,207 %, faktor 3 (Kesesuaian penggunaan material dan alat, lingkungan fisik lapangan, operator alat berat di lapangan, keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan) sebesar 11,871 %, faktor 4 (Tingkat upah tenaga kerja) sebesar 8,669 %,
Berdasarkan analisis faktor variabel dominan yang terbentuk dari masing-masing faktor adalah variabel dominan faktor 1 “pemogokan kerja karena alasan tertentu” dengan faktor loading sebesar 0,895, variabel dominan faktor 2 “perubahan urutan kerja proyek”  dengan faktor loading sebesar 0,904, variabel dominan faktor 3 “kesesuaian penggunaan material dan alat” dengan faktor loading sebesar 0,774, variabel dominan faktor 4 “Tingkat upah tenaga kerja” dengan faktor loading sebesar 0,802,
Kata Kunci: Faktor – Faktor eksternal, Analisis Faktor, Variabel dominan
Penulis: HENDRITA ABRAHAM A P
Kode Jurnal: jptsipildd160324

Artikel Terkait :