ANALISA KAPASITAS SALURAN SEBAGAI PENGENDALI BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS PADA DRAINASE SUB DAS GULOMANTUNG KECAMATAN KEBOMAS, KABUPATEN GRESIK
Abstract: Drainase sub DAS
Gulomantung terletak di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Drainase sub DAS
Gulomantung mempunyai mempunyai 2 saluran sekunder dan 1 saluran primer, yaitu
saluran sekunder sekarkurung, saluran sekunder Makam Gulomantung, dan saluran
primer Gulomantung. Berdasarkan peta topografi, 2 saluran sekunder mempunyai
topografi yang terjal sedangkan pada pertemuan 2 saluran sekunder menuju
saluran primer tepatnya di jalan Mayor Jendral Sungkono merupakan daerah yang
relatif datar. Pada saat musim hujan, saluran pada daerah sekitar jalan Mayor
Jendral Sungkono dan saluran primer Gulomantung mengalami genangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas saluran yang ada
dapat menampung debit banjir rancangan. Hasil dari analisa ini yang tidak dapat
menampung debit banjir rancangan akan dilakukan normalisasi. Analisa ini
dilakukan pada saluran sekunder Sekarkurung, saluran sekunder Makam
Gulomantung, dan saluran primer Gulomantung.
Dari hasil penelitian menggunakan debit kala ulang 5 tahun yang diinput
pada program HEC RAS menunjukan pada saluran sekunder Sekarkurung dan saluran
sekunder Makam Gulomantung pada beberapa patok terlihat tidak mampu menampung
debit banjir eksisting sehingga perlu untuk dilakukan normalisasi saluran. Hal
tersebut juga terjadi pada saluran primer Gulomantung yang menjadi daerah hilir
sub DAS. terjadi luapan air pada patok G.46, G.47, G.48, G.49, dan G.50. Upaya
penanggulangan lain juga dipersiapkan apabila normalisasi saluran kurang
efektif untuk menanggulangi genangan, yaitu dengan pengadaan rumah pompa
banjir. Dari hasil analisa kebutuhan pompa menggunakan banjir kala ulang 10
tahun dibutuhkan 2 pompa dengan kapasitas 1,5 m3/dt, 3 pompa dengan kapasitas 1
m3/dt dan 3 pompa dengan kapasitas 0,5
m3/dt.
Penulis: AHMAD RIFKY SAPUTRA
Kode Jurnal: jptsipildd160325