PENINGKATKAN SIKAP EMPATI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK BERBANTUAN TEKNIK PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS X.A.V.1 SMK NEGERI 1 JIWAN KABUPATEN MADIUN
Abstract: Secara psikologis,
setiap manusia pada dasarnya memerlukan sikap empati dalam hidupnya. Sikap
empati lebih dibutuhkan seseorang (siswa) dalam upaya menumbuhkembangkan rasa
kepedulian yang mendalam kepada sesama manusia. Para psikologi perkembangan
menegaskan bahwa sesungguhnya terdapat dua komponen empati, yaitu: reaksi emosi
kepada orang lain, yang lebih berkembang dalam usia kehidupan anak; dan reaksi
kognitif, yang menentukan sampai sejauh mana siswa mampu mampu memandang
sesuatu sesuatu dari sudut pandang atau perspektif orang lain.
Realitas di sekolah menunjukkan bahwa tidak semua individu (siswa) mampu
mengembangkan sikap empati yang dimilikinya. Peristiwa ini dialami oleh siswa
kelas X.AV.1 SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Terdapat 10 siswa yang
mengalami sikap empati yang rendah, sehingga apabila perilaku tersebut
dibiarkan maka akan menghambat perkembangan siswa selanjutnya. Salah satu
solusi untuk meningkatkan empati siswa yang rendah tersebut adalah melalui
bimbingan kelompok berbantuan teknik problem solving.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif layanan
bimbingan kelompok berbantuan teknik problem solving dapat meningkatkan
sikap empati siswa kelas X AV 1 SMK
Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Sampel penelitian ini sebanyak 10 siswa kelas
X AV 1SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun, yang terindikasi memiliki tingkat
sikap empati rendah. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik diagnosis
dengan cara menyebar angket awal.
Penelitian ditempuh dengan menggunakan metode eksperimen, dengan desain
One-Group Pretest-Posttest Design. Bentuk eksperimen yang dilakukan dengan
memberikan treatment sebanyak empat kali selama dua minggu, dengan rincian
pertemuan dua kali dalam seminggu dengan alokasi waktu 120 menit/tatap muka.
Analisis data menggunakatn teknik uji t-score.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa rhitung > rtabel (hipotesis
penelitian diterima). Jadi dapat disimpulkan bahwa melalui layanan bimbingan
kelompok berbantuan teknik problem solving dapat meningkatkan sikap empati
siswa kelas X AV 1 SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Oleh sebab itu
disarankan bahwa sekolah dapat memanfaatkan layanan bimbingan kelompok
berbantuan problem solving sebagai teknik yang pantas dikembangkan untuk
membina kepribadian individu.
Penulis: Nuril Annissa
Ekayanti, Vitalis Djarot Sumarwoto
Kode Jurnal: jpbkdd150340