PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A
Abstrak: Penelitian ini
didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada
TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya
kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan
Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata
dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan
membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi
Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan
otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan
mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan
jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk
meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang
berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri
dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas
dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data
yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik
deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai
nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus
II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari
siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak
kelompok A sebesar 10%
Penulis: Nyoman Wida
Komalasari ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. ., Putu Rahayu Ujianti,
S.Psi.
Kode Jurnal: jppaudsddd162126