MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
Abstrak: Kemampuan komunikasi
sangat penting dalam pembelajaran, yaitu pertama matematika pada dasarnya
adalah bahasa, artinya matematika bukan sekedar alat bantu berpikir, alat untuk
menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan akan tetapi matematika
merupakan pangkat yang tidak dapat dinilai, karena dapat mengkomunikasikan
berbagai jenis ide secara jelas dan ringkas. Kedua belajar matematika merupakan
bentuk kegiatan sosial, artinya sebagai aktivitas sosial dalam pembelajaran
matematika sehingga tercipta wahana interaksi antar siswa dan juga komunikasi
antar guru dengan siswa. Rendahnya komunikasi matematis salah satunya
disebabkan oleh faktor siswa-siswa dalam pembelajaran identik hanya melihat dan
mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas dan metode yang digunakan
guru dalam pembelajaran terkesan kurang menyenangkan bahkan membosankan.
Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments siswa
diharapkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu
membangun gagasan, ide, konsep matematika dan komunikasi matematis. Penelitian
ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pencapaian kemampuan
komunikasi matematis siswa setelah menggunakan kooperatif tipe TGT lebih baik
daripada yang menggunakan pembelajaran cara konvensional, 2) mengetahui respon
siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe
TGT. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 5
Purwakarta. Dengan sampel penelitian siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta yang
dipilih dua dari sembilan kelas secara acak. Dua kelas tersebut adalah kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan dari tes kemampuan komunikasi
matematis siswa berupa soal uraian dan angket siswa. Angket diberikan kepada
seluruh siswa kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui respon siswa
terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif
tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain
Pretest-Postes-Control group design.. Dari hasil analisis data dengan taraf
signifikan α = 0,05 menunjukan bahwa pencapaian kemampuan komunikasi matematis
siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan kooperatif tipe TGT lebih baik
dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis
respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TGT menunjukan bahwa siswa
bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan kooperatif tipe TGT.
Penulis: Muhamad Taufik
Maulidin
Kode Jurnal: jppaudsddd162097