PERBEDAAN PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DAN MODEL DIRECT INSTRUCTIONTERHADAP HIGH ORDER THINGKING SISWA MAN YOGYAKARTA 3PADA MATA PELAJARAN FISIKA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk (1)mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa
dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw dan direct
instruction, (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir tingkat
tinggi siswa dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw dan
direct instruction. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, yang menggunakan
model cooperative learning dan direct instruction. Populasi dari penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas XI MAN Yogyakarta III pada tahun ajaran 2014/2015,
teknik pengambilan sampel adalah perposive sampling. Terdapat dua kelas yang digunakan
untuk sampel yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen untuk model pembelajaran
kooperatif tipe jigsaw dan XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dengan model direct
instruction. Instrumen pretest digunakan untuk mengetahui kemmpuan awal siswa
sedangkan instrumen posttest untuk mengetahui kemampuan akhir. Data yang sudah
diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t pada progam SPSS 16.0. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi
antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan
model direct instruction. Siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif
tipe Jigsaw mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi lebihbesar dibanding
siswa yang menggunakan direct instruction. (2) Terdapat perbedaan peningkatan
kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif tipe Jigsaw dan model direct instruction. Siswa yang menggunakan
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mempunyai peningkatan HOT pada kategori
sedang. Siswa yang menggunakan direct instruction dengan kelompok biasa
mempunyai peningkatan HOT pada kategori rendah.
Penulis: Atika Maysaroh,
Suyoso
Kode Jurnal: jpfisikadd160637