PENGEMBANGAN SENSOR KETINGGIAN FLUIDA BERBASIS POLYMER OPTICAL FIBER (POF) BERBENTUK NON-BENDED

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang sensing terhadap ketinggian fluida, pengaruh pelapisan pada cladding terhadap keluaran daya optik, dan untuk mengetahui sensitivitas dan linearitas terbaik pada sensor ketinggian fluida. Fiber optik yang digunakan adalah Polymer Optical Fiber (POF) tipe SH-4001-1.3. Polymer Optical Fiber ini memiliki indeks bias core sebesar 1,49 dan indeks bias cladding sebesar 1,41. Perlakuan pengupasan jaket pelindung dengan panjang 1,5 cm, 3 cm, 4 cm, dan melapisi cladding dengan alumunium atau tembaga mempengaruhi daya optik keluaran. Daya optik keluaran daya optic dari POF dideteksi menggunakan Optical Power Meter (OPM). Sumber cahaya yang digunakan adalah laser helium neon dengan panjang gelombang 632,8 nm dan daya keluaran 5 mW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang sensing mempengaruhi daya optik keluaran POF saat ketinggian fluida diubah-ubah meskipun perubahannya sangat kecil. Pelapisan cladding menggunakan alumunium atau tembaga dapat menyebabkan pelemahan daya optik POF, namun ketika cladding dilapisi dengan tembaga memiliki pelemahan lebih rendah dibandingkan dilapisi alumunium. Nilai sensitivitas terbaik terdapat pada sensing yang dilapisi tembaga dengan lebar sensing 1,5 cm. Linearitas terbaik adalah sensing dilapisi alumunium dengan panjang sensing 2 cm.
Kata kunci: Polymer Optical Fiber (POF), sensor fiber optik, ketinggian fluida
Penulis: Iis Muliyana
Kode Jurnal: jpfisikadd160709

Artikel Terkait :