INTERPRETASI BAWAH PERMUKAAN ZONA KERENTANAN LONGSOR DI DESA GERBOSARI, KECAMATAN SAMIGALUH, KABUPATEN KULONPROGO MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan zona kerentanan longsor di Desa Gerbosari, dan menentukan kedalaman bidang gelincir berdasarkan nilai resistivitas. Penelitian ini dilakukan dengan metode resistivitas konfigurasi dipole-dipole, di Dusun Jetis, Dusun Jati, dan Dusun Dukuh, DesaGerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Peralatan utama yang digunakan dalam pengambilandata adalah Resistivitymeter (Naniura NRD 22 S). Luas daerah penelitian adalah 1,1 × 0,5 km dengan jumlahpengukuran sebanyak 3 lintasan dengan lokasi penelitian berada pada koordinat 7o39’45,90’’ LS sampai 7o40’20,94’’ LS dan 110o10’02,79’’ BT sampai 110o10’17,00’’ BT. Hasil pengukuran yang diproses menggunakan software Res2dinv menunjukkan penampang 2D, sebaran batuan di daerah penelitian didominasi oleh lempung,lempung pasiran, gamping dan andesit. Pada penampang lintasan 1 Dusun Jetis nilai resistivitas dari bidang gelincir adalah 147-489 Ωm dengan kedalaman 7,19-8,50 meter diduga lapisan ini berupa andesit. Pada penampang lintasan 2 Dusun Jati nilai resistivitas dari bidang gelincir adalah 389-2171 Ωm dengan kedalaman 6,33-8,50 meter diduga lapisan ini berupa batugamping. Pada penampang lintasan 3 Dusun Dukuh nilai resistivitas dari bidang gelincir adalah 315-1293 Ωm diduga lapisan ini berupa batugamping, pada lintasan 3 belum dapat menduga kedalaman bidang gelincir.
Kata kunci: Geolistrik, bidang gelincir, longsor, Gerbosari
Penulis: Aditya Yoga Purnama
Kode Jurnal: jpfisikadd160708

Artikel Terkait :