PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR PESERTA DIDIK PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM MATA PELAJARAN FISIKA SMA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mengetahui kelayakan instrumen penilaian afektif pada
pembelajaran kooperatif metode TGT dalam mata pelajaran fisika materi Hukum
Newton dan Penerapannya di kelas X SMA,(2) mengetahui kelayakan instrumen
penilaian psikomotor pada pembelajaran kooperatif metode TGT dalam mata
pelajaran fisika materi Hukum Newton dan Penerapannya di kelas X SMA, (3)
mengetahui tingkatkemampuan afektif peserta didik pada pembelajaran kooperatif
metode TGT dalam mata pelajaran fisika materiHukum Newton dan penerapannya di
kelas X SMA, (4) mengetahui tingkat kemampuan psikomotor peserta didik pada
pembelajaran kooperatif metode TGT dalam mata pelajaran fisika materi Hukum Newton
dan Penerapannyadi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian
pengembangan (R&D) dengan model 4-D menurut Thiagarajan. Tahap define
merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan. Tahap design dilakukan dengan
mengembangkan rancangan instrumen penelitian. Tahap develope dilakukan untuk
menghasilkan instrumen penelitian yang sudah divalidasi dan direvisi
berdasarkan komentar dan saran oleh validator ahli dan praktisi serta
pelaksanaan uji terbatas. Produk dikembangkan diuji coba terbatas pada kelas X
MIA 3 SMA N 1 Prambanan Sleman. Uji lapangan dilakukan pada kelas X MIA 1 dan X
MIA 2 SMA N 1 Prambanan Sleman. Tahap disseminate dilakukan dengan menyebarkan
instrumen penelitian di SMA N 1 Prambanan Sleman dan pada e- journal jurusan
Pendidikan Fisika FMIPA UNY. Validitas instrumen diukur menggunakan analisis Content
Validity Ratio (CVR), sedangkan reliabilitasnya menggunakan Interclass
Correlation Coefficient (ICC). Hasil
penilaian kemampuan afektif dan psikomotor dikelompokkan dalam deskriptif
kategori interval nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) instrumen
penilaian afektif layak digunakan ditinjau validitasnya memperoleh nilai CVR
sebesar 1,00 dengan kategori sangat esensial dan ditinjau reliabilitas melalui
nilai ICC 0,99 dengan kategori sangat reliabel, (2) instrumen penilaian
psikomotor layak digunakan ditinjau validitasnya memperoleh nilai CVR sebesar
1,00 dengan kategori sangat esensial dan ditinjau reliabilitas melalui nilai
ICC 0,99 dengan kategori sangat reliabel, (3) hasil penilaian tingkat kemampuan
afektif menunjukkan 20,34% peserta didik dalam kategori sangat tinggi, 50,85%
kategori tinggi, 25,42% sedang, 3,39% rendah dan 0 % sangat rendah, (4) hasil penilaian
tingkat kemampuan psikomotor menunjukkan 7,94% peserta didik dalam kategori
sangat tinggi, 44,44 % kategori tinggi, 17,46% sedang, 22,22% rendah dan 7,94%
sangat rendah.
Penulis: Allivna
Kode Jurnal: jpfisikadd160609