Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPS
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh perbedaan hasil belajar IPS yang
diajar dengan Student Teams Archievement Division dan yang diajar dengan Team
Assited Individualy, (2) mengetahui pengaruh hasil belajar IPS antara motivasi
belajar tinggi dengan motivasi belajar rendah, (3) mengetahui interaksi antara
model pembelajaran kooperatif Student Teams Archievement Division dan Team
Assited Individualy dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada
materi proses pembentukan muka bumi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas
VII SMP Santo Xaverius 2 Kabanjahe terdiri dari empat kelas dengan jumlah siswa
167 orang. Sampel penelitian ini ditetapkan kelas sampel yaitu kelas VIIA = 20
orang untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran
Student Teams Archievement Division dan kelas VIIB = 20 orang untuk mengikuti
pembelajaran dengan menggunakan Team Assited Individualy. Teknik penarikan sampel
dilakukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian menggunakan quasi
eksperimen dengan disain penelitian faktorial 2 X 2. Teknik analisis data
menggunakan ANOVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian
menunjukkan: (1) pengujian hipotesis pertama yang berbunyi hasil belajar IPS
siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams
Archievement Division lebih tinggi daripada hasil belajar IPS siswa yang diajar
dengan model pembelajaran kooperatif Team Assited Individualy telah
terbantahkan dengan perhitungan Anova faktorial 2 X 2 diperoleh Fhitung =
2,338 < Ftabel = 4,00 sehingga
pengujian hipotesa menerima H01 dan menolak H11. Dengan demikian dapat ditarik
kesimpulan bahwa hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran
kooperatif Team Assited Individualy lebih tinggi daripada hasil belajar IPS
siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams
Archievement Division. Hal ini juga tampak dari rata-rata hasil belajar IPS
siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif Team Assited Individualy
() lebih tinggi dari hasil belajar IPS yang diajar dengan model pembelajaran
kooperatif Student Teams Archievement Division ( (2) hasil belajar IPS siswa
yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki
motivasi belajar rendah dapat diterima dimana Fhitung = 99,53 > Ftabel =
4,00 maka hipotesis menolak H02 dan menerima H12. Hal ini juga tampak dari
rata-rata hasil belajar IPS siswa dengan motivasi belajar tinggi lebih tinggi dari hasil belajar IPS siswa
yang diajar dengan motivasi belajar rendah
(3) terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan motivasi
belajar terhadap hasil belajar IPS siswa Fhitung = 6,41 > Ftabel = 4,00 maka
hipotesis menolak H03 dan menerima H13. Hasil uji Schiefie menunjukkan dari
enam kombinasi perbandingan rata-rata hasil belajar IPS siswa, terdapat lima
dari enam pengujian yang menunjukkan hasil yang signifikan.
Kata kunci: model pembelajaran
kooperatif TAI, STAD, motivasi belajar, hasil belajar IPS
Penulis: Johannes Keliat
Kode Jurnal: jppaudsddd161332