PEMANFAATAN KARBON AKTIF BAMBU, PASIR AKTIF PANTAI INDRAYANTI, DAN KERIKIL AKTIF KALI KRASAK SEBAGAI ABSORBENT PADA PROSES PENJERNIHAN AIR LPPMP UNY UNTUK AIR MINUM
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk melihat (1) pengaruh volume dan jenis absorbent (karbon aktif Bambu,
pasir aktif pantai Indrayanti, dan kerikil aktif kali Krasak) terhadap
efisiensi transmisi cahaya (EP), TDS (Total Dissolved Solids), dan pH dalam
proses penjernihan air LPPMP UNY. (2) Pengaruh jenis absorbent terhadap
efisiensi penyerapan Fe dalam proses penjernihan air LPPMP UNY. (3) Pengaruh
variasi komposisi jenis absorbent terhadap efisiensi transmisi cahaya, TDS, pH,
dan efisiensi penyerapan Fe dalam proses penjernihan air LPPMP UNY. (4)
Pengaruh daya serap sistem FAS (Filtrasi, Absorbsi, dan Sedimentasi) terhadap
penurunan kadar coliform dalam proses penjernihan air LPPMP UNY. Proses pertama
pada penelitian ini adalah karbonisasi bambu, penggerusan, pengayakan, pencucian,
pengeringan absorbent, aktivasi fisika dengan pemanasan dalam oven pada suhu
200oC selama 1 jam. Proses penyaringan menggunakan variasi volume
masing-masing absorbent dan perbandingan volume komposisi jenis absorbent yang
diletakkan dalam pipa FAS. Langkah selanjutnya, yaitu pengukuran intensitas
transmisi cahaya, jumlah zat padat terlarut, suhu, pH pada semua sampel air hasil
penyaringan serta pengukuran kadar Fe dan total coliform pada sampel yang
ditentukan. Hasil Penelitian menunjukan EP karbon, pasir, dan kerikil aktif
terhadap partikel pengotor air cenderung naik, TDS cenderung turun, dan pH
cenderung sama dengan kenaikan volume. Efisiensi penyerapan Fe terbaik pada
karbon aktif bambu sebesar (90,3±0,2) %. EP tertinggi pada perbandingan K:K:P:P
dengan nilai (90±1) %. TDS terbaik pada perbandingan K:K:Kr:Kr dengan nilai 141
ppm. Efisiensi penyerapan logam Fe terbaik pada perbandingan K:K:P:P dan
K:K:Kr:Kr dengan nilai (90,3±0,2) %. Terjadinya penurunan kadar coliform
menjadi 0 MPN/100ml pada air hasil penyaringan menggunakan karbon aktif bambu dengan
volume 2450 ml.
Penulis: Tri Widiastuti, dan
Suparno
Kode Jurnal: jpfisikadd160703