MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL KOLB UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJELASKAN FENOMENA FISIS PADA KONSEP OPTIK
Abstract: Berdasarkan hasil
studi pendahuluan, proses pembelajaran Fisika pada sekolah yang menjadi tempat
penelitian menggunakan model pembelajaran konvensional, pada proses
pembelajarannya siswa cenderung pasif.
Akibatnya, kemampuan menjelaskan fenomena fisis siswa sangatlah rendah. Untuk
itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang tepat dan sesuai. Model
Pembelajaran Experiential Kolb dapat menjadi salah satu alternatif model
pembelajaran yang diterapkan, karena dalam model pembelajaran Experiential
Kolb, siswa dituntut untuk aktif dan kreatif membangun pengetahuannya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan menjelaskan
fenomena fisis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Experiential Kolb
pada materi alat optik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Control
Group Pretest-Potstest Design dengan sampel eksperimen kelas X di salah satu
Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil analisis
data diperoleh rata-rata N-gain kemampuan menjelaskan fenomena fisis 0,61 untuk kelas yang menggunakan model
pembelajaran Experiential Kolb dan 0,29
untuk kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dapat
disimpulkan bahwa model pembelajaran Experiential Kolb dapat lebih meningkatkan
kemampuan menjelaskan fenomena fisis di bandingkan dengan pembelajaran
konvensional. Hasil analisis terhadap respon siswa menunjukkan bahwa siswa
memiliki respon positif terhadap penerapan model pembelajaran Experiential
Kolb.
Penulis: Eidelweis Dewi
Jannati
Kode Jurnal: jpfisikadd160585