DESAIN DIDAKTIS PADA KONSEP LUAS DAERAH TRAPESIUM UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan di Kelas V Sekolah Dasar Negeri Cijambe Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode DDR (Didactical Design Research). Dari hasil studi awal, hambatan yang ditemukan menunjukkan adanya ontogenical obstacles, didactical obstacles, dan epistemological obstacles pada pembelajaran trapesium. Fokus analisis berdasarkan teori situasi didaktis, dan hasil analisis ini digunakan untuk pengembangan desain didaktis hipotetik. Desain didaktis hipotetik diimplementasikan untuk melihat bagaimana situasi-situasi didaktis yang berkembang selama pembelajaran dilanjutkan dengan analisis terhadap transkrip video pembelajaran hasil implementasi. Hasil implementasi dianalisis lagi untuk mendapatkan desain didaktis empirik, yang disebut analisis retrosfektif. Desain didaktis empirik yang tersusun terdiri dari tiga pertemuan (lesson design). Lesson design pertama, terdiri dari tiga situasi yang merupakan situasi aksi dan formulasi. Lesson design kedua, terdiri dari dua situasi yang merupakan situasi aksi, formulasi, dan validasi. Lesson design ketiga, terdiri dari empat situasi yang merupakan situasi aksi, situasi formulasi, situasi validasi, dan situasi institusionalisasi.
Kata kunci: Didactical Design Research, Learning Obstacle, Desain Didaktis, Trapesium
Penulis: Edya Kresna Annizar, Didi Suryadi
Kode Jurnal: jppaudsddd161226

Artikel Terkait :