ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD N BANGUNREJO 2 YOGYAKARTA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Bangunrejo 2 Kricak Tegalrejo Yogyakarta. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 13 siswa yang diambil secara purposive sampling. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes terstandar yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis non-statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesulitan tertinggi siswa dalam membaca permulaan adalah kesulitan dalam membaca kata yang tidak mempunyai arti dengan skor 16%. Kesulitan membaca permulaan selanjutnya yaitu pada aspek kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan dengan skor 27%. Kesulitan lain yang dialami peserta didik adalah kesulitan dalam membaca kata yaitu sebesar 33%. Lalu kesulitan pada aspek mengenal huruf dengan skor 51%. Dan yang terakhir kesulitan dalam menyimak atau pemahaman mendengar yaitu sebesar 79%. Karakteristik kesulitan membaca permulaan siswa yaitu: kesulitan mengidentifikasi huruf dan merangkai susunan huruf, membalik huruf, mengubah kata, menghilangkan huruf dalam susunan kata, mengucapkan kata salah, mengeja terbata-bata, kurang memperhatikan tanda baca tidak memahami isi bacaan, dan sulit konsentrasi.
Kata Kunci: kesulitan, membaca permulaan, siswa sekolah dasar
Penulis: Rizkiana
Kode Jurnal: jppaudsddd161212

Artikel Terkait :