Profil Intuisi Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Turunan Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent
Abstract: Salah satu aktivitas
mental yang dibutuhkan pada proses pemecahan masalah adalah intuisi. Intuisi
adalah aktivitas mental segera yang memenuhi karakteristik- karakteristik
sebagai berikut: langsung (direct) dan terbukti dengan sendirinya
(self-evident), intrinsic certainty, perseverance, coerciveness,
extrapolativeness, theory status, globality dan implicitness. Intuisi yang
digunakan seseorang saat memecahkan masalah tidak sama baik jenis maupun waktu
penggunaannya. Intuisi seseorang dipengaruhi beberapa faktor, seperti gaya
kognitif yakni cara seseorang untuk melakukan berbagai aktivitas mental
menghadapi segala bentuk permasalahan, gaya kognitif. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil
intuisi siswa SMA dalam memecahkan masalah turunan ditinjau dari gaya kognitif
field dependent (FD) dan field independent (FI). Subjek yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 2 orang siswa kelas XII IPA-6 di SMA Negeri 1 Krian,
yakni 1 siswa dengan gaya kognitif FI dan 1 siswa dengan gaya kognitif FD
dengan kemampuan matematika, kemampuan komunikasi yang relatif sama dan gender
yang sama. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah metode tes tertulis
dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pada umumnya profil intuisi siswa
SMA dalam memecahkan masalah turunan adalah sebagai berikut: (1) Intuisi
affirmatory subjek field dependent tidak digunakan dalam memahami masalah,
intuisi anticipatory subjek digunakan dalam membuat dan melaksanakan rencana
pemecahan masalah, intuisi tersebut muncul ketika subjek berusaha keras untuk
memecahkan masalah, sedangkan intuisi conclusive subjek tidak digunakan dalam
memeriksa kembali. (2) Intuisi affirmatory subjek field independent tidak
digunakan dalam memahami masalah, intuisi anticipatory subjek juga tidak
digunakan dalam membuat dan melaksanakan rencana pemecahan masalah, intuisi
conclusive subjek juga tidak aktif ketika memeriksa kembali.
Kata Kunci: Intuisi, pemecahan
masalah, gaya kognitif, gaya kognitif field dependent, gaya kognitif field
independent
Penulis: RIZKY ZUKHRUF FIRDA
NURRAKHMI
Kode Jurnal: jpmatematikadd141206