PROFIL BERPIKIR SISWA SMP DALAM PROBLEM POSING BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT-FIELD INDEPENDENT
Abstrak: Problem posing
menempati posisi yang strategis dalam pembelajaran matematika, problem posing
dikatakan sebagai inti terpenting dalam disiplin matematika karena dapat
membantu siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam memecahkan masalah.
Problem posing yang digunakan pada penelitian ini adalah problem posing tipe
post solution posing, dimana siswa mengajukan masalah setelah memecahkan suatu
masalah. Salah satu yang harus diperhatikan pada siswa dalam mengajukan masalah
adalah proses berpikir, karena setiap siswa memiliki cara yang berbeda-beda
dalam menerima informasi, mengolah informasi, dan menarik kesimpulan. Hal ini
disebabkan adanya gaya kognitif pada siswa. Gaya kognitif yang memiliki
hubungan dengan cara berpikir siswa dalam mengajukan masalah adalah gaya
kognitif field dependent-field independent.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yag dilaksanakan
di kelas VIII-A SMP Negeri 4 Surabaya tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil
GEFT, siswa dikelompokkan gaya kognitifnya. Dari 38 siswa, 7 siswa laki-laki
dan 13 siswa perempuan memiliki gaya kognitif field dependent, serta 8 siswa
laki-laki dan 10 siswa perempuan memiliki gaya kognitif field independent.
Setelah dikelompokkan siswa diberikan tes pengajuan masalah, selanjutnya
dikelompokkan bedasarkan kriteria. Bedasarkan hasil kedua tes tersebut terpilih
8 siswa sebagai subjek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa subjek gaya kognitif field dependent,
pada tahap menerima informasi, subjek membaca lebih dari satu kali untuk dapat
memahami informasi yang diberikan. Dalam menjelaskan informasi yang dipahami,
subjek memerlukan petunjuk tambahan untuk menjelaskan. Pada tahap mengolah
informasi, subjek mengaitkan materi yang dipahami sebelumnya dengan informasi
yang diberikan saat mengajukan masalah. Dalam menyelesaikan masalah, subjek
mencoba menghitung setiap kemungkinan yang ada. Saat mengajukan masalah, subjek
langsung membuat soal dengan membuat topik dulu kemudian mempersiapkan hal yang
diperlukan untuk membuat soal. Ide untuk membuat soal, subjek mendapatkannya
dengan melihat masalah yang telah diselesaikan. Pada tahap menarik kesimpulan,
subjek mengajukan masalah berdasarkan informasi yang diterima di awal. Subjek
memeriksa kembali soal yang dibuat beserta jawabannya.
Sedangkan subjek gaya kognitif field independent, pada tahap menerima
informasi, subjek membaca lebih dari satu kali untuk dapat memahami informasi.
Subjek menjelaskan informasi yang dipahami berdasarkan pendapatnya sendiri.
Pada tahap mengolah informasi, subjek mengaitkan materi yang dipahami
sebelumnya dengan informasi. Pada saat menyelesaikan masalah, subjek
menggunakan cara memilih kemungkinan yang mendekati pada jawaban benar untuk
dihitung. Dalam mengajukan masalah, subjek mempersiapkan beberapa hal terlebih
dahulu kemudian menentukan topik soal. Ide yang didapatkan untuk membuat soal
berasal dari dirinya sendiri. Pada tahap menarik kesimpulan, subjek mengajukan
masalah berdasarkan informasi yang diterima di awal. Subjek memeriksa kembali
soal yang dibuat beserta jawabannya.
Kata Kunci: Problem posing,
Problem posing tipe post-solution, Berpikir, Gaya kognitif field
dependent-field independent
Penulis: Rifqi Hidayat, Dr.
Tatag Yuli Eko Siswono, M.Pd.
Kode Jurnal: jpmatematikadd160200