PERBANDINGAN METODE BLACK SCHOLES DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PENENTUAN HARGA OPSI EROPA
Abstrak: Opsi adalah suatu
kontrak yang memberikan hak kepada pemegang kontrak untuk membeli atau menjual
suatu aset tertentu dengan harga dan periode tertentu. Berdasarkan periode
waktu penggunaan, opsi dapat dibedakan menjadi dua yaitu opsi tipe Amerika dan
opsi tipe Eropa. Opsi tipe Amerika menunjukkan bahwa opsi tersebut dapat
dilaksanakan pada saat jatuh tempo atau sebelumnya, sedangkan opsi tipe Eropa
hanya dapat dilaksanakan pada saat jatuh tempo. Dengan semakin berkembang pasar
opsi, semakin berkembang pula pengetahuan atau cara-cara dalam memprediksi suatu
pergerakan harga opsi dan meramalkan segalaa kemungkinan yang terjadi untuk meminimalisir
kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Banyak metode yang digunakan dalam
menentukan harga opsi, diantaranya model Black Scholes dan simulasi Monte
Carlo. Pada penelitian ini akan dihitung harga opsi tipe Eropa dan dilihat perbandingan
antara metode Black Scholes dan simulasi Monte Carlo. Metode Black Scholes yang
digunakan untuk menghitung harga opsi adalah dengan asumsi bahwa harga saham
berdistribusi lognormar. Sedangkan metode Monte Carlo diartikan sebagai metode statistik
karena metode simulasi ini menggunakan rangkaian bilangan acak. Perhitungan
dengan menggunakan simulasi Monte Carlo adalah untuk mendapatkan pendugaan harga
opsi. Untuk menghitung harga opsi dengan simulasi Monte Carlo, penulis menggunkan
bantuan MATLAB. Hasil perhitungan harga opsi menggunakan metode Black Scholes
akan dibandingkan dengan hasil perhitungan harga opsi dengan menggunakan simulasi
Monte Carlo dengan berpatokan pada harga opsi di pasar keuangan.
Penulis: TOMI DESRA YULIANDI,
DODI DEVIANTO, HAZMIRA YOZZA
Kode Jurnal: jpmatematikadd160417