PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI TRIGONOMETRI UNTUK SISWA SMK JURUSAN TEKNIK PEMESINAN

Abstrak: Perangkat pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah pembelajaran matematika. Ketersediaan perangkat pembelajaran yang berkualitas akan menunjang ketercapaian tujuan pembelajaran matematika. Untuk menyusun perangkat pembelajaran matematika yang berkualitas baik tersebut diperlukan usaha pengembangan perangkat pembelajaran. Selain itu juga diperlukan pemilihan pendekatan pembelajaran yang tepat, yakni pendekatan pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa selama proses pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam perangkat pembelajaran pada penelitian ini adalah pendekatan kontekstual. Pendekatan kontekstual adalah pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa untuk menemukan suatu konsep secara mandiri dengan memberikan permasalahan kontekstual yang berhubungan dengan penerapan konsep tersebut dalam dunia nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pada materi trigonometri untuk siswa SMK jurusan teknik pemesinan dan (2) menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual  yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pada materi trigonometri untuk siswa SMK jurusan teknik pemesinan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan karena peneliti ingin mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual yang terdiri atas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar (THB) yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan (Nieveen, 1999). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan Plomp (2010) yang terdiri dari tahap penelitian awal, tahap pembuatan prototipe, dan tahap penilaian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memenuhi kriteria kevalidan karena (1) rata-rata total validitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pertemuan pertama dan kedua masing-masing adalah 3,54 dan 3,6; (2) rata-rata total validitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) pertemuan pertama dan kedua masing-masing adalah 3,26 dan 3,42, (3) rata-rata total validitas Tes Hasil Belajar (THB) pertemuan pertama dan kedua adalah 3,61 dan 3,61. Perangkat pembelajaran memenuhi kriteria kepraktisan karena (1) penilaian validator adalah dapat digunakan dengan revisi kecil dan dapat digunakan tanpa revisi, (2) rata-rata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 3,72, serta (3) rata-rata total presentase aktivitas siswa sebesar 95,83%. Perangkat pembelajaran memenuhi kriteria keefektifan karena (1) respons siswa terhadap perangkat pembelajaran adalah positif dan (2) ketuntasan belajar klasikal untuk pertemuan pertama sebesar 84,85% dan pertemuan kedua sebesar 81,82%.
Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pendekatan kontekstual, trigonometri, teknik pemesinan
Penulis: Dedy Dwi Septyanto
Kode Jurnal: jpmatematikadd160240

Artikel Terkait :