Pengembangan Perangkat Pembelajaran Konsep Klasifikasi Benda Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP
Abstract: Penelitian &
pengembangan bertujuan mengevaluasi kualitas perangkat pembelajaran hasil
pengembangan konsep klasifikasi benda terhadap keterampilan berpikir kritis
siswa SMP. Model pengembangan menggunakan kawin silang ASSURE dan Tessmer.
Subyek penelitian kevalidan tiga orang dosen pendidikan biologi, uji coba
perorangan enam siswa kelas VIIc SMPN 2 Sungai Loban, uji coba kelompok kecil
15 siswa kelas VIIc SMPN 2 Sungai Loban, dan uji coba lapangan siswa kelas VII
SMPN 4 Sungai Loban. Penetapan subyek berdasarkan keragaman kemampuan akademik.
Penelitian dilaksanakan Januari-Juni 2015. Data kevalidan perangkat
pembelajaran diperoleh dari pendapat
pakar dianalisis berdasarkan modus. Pendapat siswa menggunakan lembar penilaian
bahan ajar dan LKS dianalisis secara deskriptif. Data kepraktisan diperoleh
dari keterlaksanaan RPP menggunakan lembar penilaian kegiatan guru dianalisis
menggunakan kategori 1-4. Data keefektivan dari 1) aktivitas siswa, 2) hasil
belajar, 3) sikap spiritual, 4) sikap sosial, dan 5) keterampilan berpikir
kritis siswa. Data aktivitas siswa dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan
aktivitas siswa berdasarkan frekuensi aktivitas yang muncul setiap 5’
dinyatakan dengan %. Aktivitas siswa rendah jika < 10%. Hasil belajar
menggunakan tes dan diberi skor 1 (benar) dan 0 (salah), dengan KKM ≥ 2,67.
Data sikap (spiritual dan sosial) diperoleh menggunakan lembar pengamatan sikap
menggunakan kategori 1-4. Data keterampilan berpikir kritis siswa diperoleh
menggunakan rubric, dan dikategorikan dengan %. Hasil penelitian perangkat
pembelajaran valid karena 1) silabus
dinyatakan valid namun melalui perbaikan, dan 2) komponen RPP, bahan ajar, LKS,
dan lembar penilaian juga valid. Praktis karena guru mitra mampu melaksanakan
pembelajaran. Efektif berdasarkan 1) sebagian besar aktivitas siswa sudah baik
namun mempersentasikan hasil percobaan dan menjawab dan menanggapi penyajian
kelompok lain masih perlu perbaikan, 2) hasil belajar siswa telah melampaui
ketuntasan minimal, 3) sikap spiritual sudah baik, 4) sikap social sebagian
besar baik, 5) keterampilan berpikir kritis siswa rata-rata sudah baik.
Berkenaan dengan unsur utama penelitian ini, maka dapat disimpulkan 1)
merancang dan melaksanakan pengamatan dan 2) mengumpulkan data perlu
ditingkatkan.
Kata kunci: penelitian &
pengembangan, perangkat pembelajaran,
kualitas, klasifikasi benda, keterampilan berpikir kritis
Penulis: Muhammad Zaini,
Rusmini
Kode Jurnal: jpbiologidd160303