PENGEMBANGAN BERPIKIR DIVERGEN DAN KRITIS MELALUI SOAL TERBUKA
Abstract: Beban guru dalam
menyiapkan tenaga kerja dalam persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN meningkat
secara signifikan. Selain terampil dan siap secara akademis, siswa dituntut
untuk selalu siap menghadapi permasalahan yang semakin kompleks dan tidak
terduga. Permasalahan yang muncul dapat dipastikan bersifat multidimensi.
Dibutuhkan kemampuan berpikir yang kritis dan mampu menggabungkan berbagai
kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penyelesaian masalah yang kompleks dapat
dipastikan bersifat kontekstual. Permasalahan kontekstual menuntut kemampuan
siswa memadukan beragam teknik, cara pandang dan disiplin ilmu yang akan
menghasilkan penyelesaian yang beragam, yang dipastikan tidak hanya ada satu
penyelesaian yang benar. Kebenaran penyelesaian akan beragam sesuai dengan
konteks permasalahan dan kondisi siswa (Open Ended Problem). Permasalahan ada
pada kemampuan guru dalam memahami pengertian berpikir divergen dan berpikir
kritis, merumuskan kompetensi dasar, menguraikan indikator pembelajaran dan
mengimplementasikan dalam pembelajaran, termasuk pembelajaran di pendidikan
dasar.
Penulis: Edi Prayitno
Kode Jurnal: jpmatematikadd160801