PENGARUH FMA DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUUS L.) PADA LAHAN KRITIS
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fungi mikoriza arbuskular (FMA)
dan pupuk organik terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan bunga matahari
(Helianthus annuus L.) pada lahan kritis. Sampel tanah diambil dari Desa Bukit
Meusara, Jantho, Aceh Besar dengan kedalaman 0 – 20 cm pada jenis tanah
Podsolik Merah Kuning. Penelitian ditata menurut rancangan acak kelompok pola
faktorial 4x3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama, FMA dengan 3 jenis yaitu tanpa
mikoriza, Glomus sp. dan mikoriza campuran masing-masing sebanyak 10 g
polibag-1. Faktor kedua, pupuk organik dengan 4 jenis yaitu tanpa pupuk, pupuk
kandang, kompos dan guano masing-masing sebanyak 30 ton ha-1 setara 150 g
polibag-1. Hasil pengamatan diuji dengan analisis ragam pada α=5%. Hasil uji
sifat kimia tanah menunjukkan pemberian FMA berpengaruh nyata terhadap pH KCl,
C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd dan KTK tanah. Pupuk organik berpengaruh
nyata terhadap pH H2O, P-tersedia, K-dd dan KTK tanah. Interaksi FMA dengan
pupuk organik berpengaruh nyata terhadap pH H2O, pH KCl, P-tersedia dan KTK
tanah. Pada pertumbuhan dan kandungan hara tanaman, interaksi berpengaruh nyata
terhadap tinggi tanaman pada 20 dan 40 HST, jumlah daun pada 20 dan 40 HST,
berat kering berangkasan atas, berat basah berangkasan atas dan kandungan hara
N dan P. Mikoriza campuran dengan guano menunjukkan hasil terbaik terhadap
perbaikan beberapa sifat kimia tanah, sedangkan pemberian mikoriza campuran
dengan pupuk kandang menunjukkan hasil terbaik terhadap peningkatan pertumbuhan
tanaman.
Kata Kunci: Fungi Mikoriza
Arbuskular, Helianthus annuus L., Lahan Kritis, Pupuk Organik, Sifat Kimia
Tanah
Penulis: Suwarniati
Kode Jurnal: jpbiologidd141051