Pengaruh ekstrak metanol daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) terhadap bakteri Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol terhadap bakteri
Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan mengukur daya hambat
yang terbentuk. Uji fitokimia dan ekstraksi dilakukan di Laboratorium
Penelitian Jurusan Kimia FakultasMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Uji antibakteri dilakukan di LaboratoriumMikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA,
Universitas Syiah Kuala. Sampel yang digunakan adalah daun H. rosa-sinensis
yang diperoleh di Gampong Sektor Timur, Darussalam. Penelitian ini menggunakan
metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulanganyaitu;
kontrol negatif menggunakan pelarut, ekstrak uji dengan konsentrasi
masing-masing 0,2 g/mL, 0,3 g/mL, 0,4 g/mL, dan kontrol positif menggunakan
linezolid 30 µg. Hasil uji fitokimiadidapatkan bahwa sampel segar mengandung
senyawa alkaloid, terpenoid, steroid dan flavonoid,sedangkan ekstrak metanol
mengandung senyawa alkaloid dan flavonoid. Hasil uji antibakterimenunjukkan
bahwa ekstrak metanol mempunyai kemampuan yang baik dalam meghambat pertumbuhan
bakteri MRSA, dengan rata-rata zona hambat sebesar 15,90 mm pada konsentrasi 0,4
g/mL.
Penulis: Mona Fathia, Risa
Nursanty, dan Nurdin Saidi
Kode Jurnal: jpbiologidd150789