PENERAPAN PENDEKATAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP PADA MATERI KUBUS DAN BALOK
Abstract: Perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut masyarakat menjadi sumber daya
manusia handal yang mampu berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan
kreatif. Salah satu cara untuk mencetak sumber daya manusia yang handal yaitu
melalui pembelajaran matematika dengan mengembangkan kemampuan pemecahan
masalah. Namun kenyataanya guru masih mengggunakan pola tradisional “One size fit all “ yaitu menyamakan pembelajaran
untuk semua siswa yang mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda – beda, sehingga
pembelajaran di kelas belum optimal. Oleh karena itu perlu adanya pembelajaran
yang dapat mengatasi perbedaan kemampuan siswa yaitu dengan menerapkan
pendekatan pembelajaran Differentiated Instruction. Pendekatan Differentiated
Instruction dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran yang dilakukan
pendidik dengan menyesuaikan pembelajaran untuk setiap perbedaan tingkat
kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran dengan pendekatan Differentiated
Instruction, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan respons siswa
setelah memperoleh pembelajaran tersebut pada materi luas permukaan dan volume
kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif
dengan rancangan One Shot Case Study dengan subyek penelitian 38 siswa kelas
VIII-I SMP Negeri 22 Surabaya dan guru yang mengajar. Data pengelolaan
pembelajaran diperoleh saat proses pembelajaran berlangsung, sedangkan
kemampuan pemecahan masalah dan respons
siswa diperoleh setelah pembelajaran pendekatan Differentiated
Instruction diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran
pendekatan Differentiated Instruction termasuk dalam kategori baik dengan rata
– rata 3,3, pendekatan Differentiated Instruction yang diterapkan menunjukkan peningkatan yaitu siswa dengan kriteria sangat rendah meningkat
sebesar 44,76%, kriteria rendah meningkat sebesar 23,2%, kriteria sedang
meningkat sebesar 10,52%, kriteria tinggi meningkat sebesar 31,6%, kriteria
sangat tinggi meningkat sebesar 23,7% dan hampir seluruh siswa (87.75%)
memberikan respons positif terhadap pembelajaran, sehingga dapat disimpulkan
bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berkembang setelah
menerapkan pembelajaran dengan pendekatan Differentiated Instruction.
Kata Kunci: Pendekatan
Pembelajaran Differentiated Instruction, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Penulis: NEVA NERISSA ARVIANA
Kode Jurnal: jpmatematikadd141218