Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Pada Materi Luas Permukaan Balok
Abstract: Pendidikan yang baik
bergantung pada proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh kecocokan pendekatan
pembelajaran, kualitas guru dalam mengajar, keterlibatan lingkungan, keadaan
siswa, materi, dan lain-lain. Pendidikan yang baik dapat terwujud jika
pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru, melainkan berpusat pada siswa.
Menurut beberapa ahli pembelajaran kooperatif, tipe Two Stay Two Stay dapat
digunakan untuk mewujudkan pendidikan yang baik tersebut. Penelitian ini
merupakan jenis penelitian deskriptif yang dirancang untuk mendeskripsikan
aktivitas siswa, respon siswa, hasil belajar siswa, dan kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two
Stay Two Stray pada materi luas permukaan balok. Penelitian ini menggunakan
rancangan “one-shot case study”, yaitu penelitian yang dilakukan dengan
melaksanakan suatu perlakuan tertentu kepada subyek diikuti dengan pengukuran
terhadap akibat perlakuan tersebut. Subyek penelitian ini adalah 32 siswa kelas
VIII-D SMP Negeri 3 Waru. Hasil penelitian ini diketahui aktivitas siswa
tergolong aktif dengan persentase sebesar 63,28%. Respon siswa dinyatakan
positif. Jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa dan siswa yang tidak tuntas
sebanyak 7 siswa sehingga dapat dikatakan juga tuntas secara klasikal dengan
presentase sebesar 78%. Sedangkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran
dinyatakan baik dengan rata-rata 3,47.
Penulis: WIJHATUZ ZAAHIRAH
Kode Jurnal: jpmatematikadd141200