PENALARAN SISWA DALAM MENGGAMBAR GRAFIK FUNGSI
Abstract: Penalaran dan
matematika merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Matematika dapat
dipahami melalui penalaran, sedangkan penalaran dapat dipahami dan dilatihkan
melalui belajar matematika. Salah satu submateri yang membutuhkan penalaran
adalah menggambar grafik fungsi sehingga penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan penalaran siswa dalam menggambar grafik fungsi. Penelitian
deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Driyorejo tahun ajaran
2013/2014. Subjek penelitian adalah dua siswa yang menghasilkan gambar grafik
fungsi dengan benar, dua siswa yang menghasilkan gambar grafik fungsi namun
salah, dan dua siswa yang tidak menghasilkan gambar grafik fungsi. Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah Tes Menggambar Grafik Fungsi (TMGF) dan
wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa yang menghasilkan
gambar grafik fungsi dengan benar mengidentifikasi jenis dari fungsi yang
diberikan dahulu lalu mengajukan dugaan. Siswa menentukan beberapa koordinat
titik sehingga mereka melakukan manipulasi matematika. Siswa menggunakan data
manipulasi matematika sebagai pedoman untuk memberi titik pada bidang koordinat
dan menghubungkan titik-titik tersebut hingga membentuk suatu gambar grafik.
Dengan mengetahui bahwa tidak ada kesalahan dalam manipulasi matematika, letak
titik, bentuk gambar grafik fungsi, jarak titik, dan kesimetrisan gambar grafik
sudah sesuai, siswa memberikan alasan bahwa gambar grafik yang dihasilkan
adalah benar. Hanya subjek kedua yang berhasil menghasilkan gambar grafik
dengan cara lain dan menunjukkan bahwa gambar grafik tersebut juga benar. (2)
Siswa yang menghasilkan gambar grafik namun salah, ada yang mengidentifikasi
jenis dari fungsi yang diberikan dahulu lalu mengajukan dugaan, namun ada yang
tidak. Siswa menentukan beberapa koordinat titik sehingga mereka melakukan
manipulasi matematika. Siswa menggunakan data manipulasi matematika sebagai
pedoman untuk memberi titik pada bidang koordinat dan menghubungkan titik-titik
tersebut hingga membentuk suatu gambar grafik. Dengan yakin bahwa tidak ada
kesalahan dalam perhitungan (padahal sebenarnya ada), letak titik dan bentuk
gambar grafik fungsi sudah sesuai, siswa memberikan alasan yang mendukung
kebenaran gambar grafiknya. (3) Siswa yang tidak menghasilkan gambar grafik,
ada yang mengidentifikasi jenis dari fungsi yang diberikan dahulu lalu
mengajukan dugaan namun ada yang tidak. Siswa menentukan beberapa koordinat
titik sehingga mereka melakukan manipulasi matematika. Siswa memiliki prinsip
yang salah sehingga tidak menghasilkan gambar grafik.
Penulis: WULAN AYU RAHMAWATI
Kode Jurnal: jpmatematikadd141199