PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA BERBASIS LINGKUNGAN MASYARAKAT TERHADAP TITIK EVAKUASI BENCANA TSUNAMI
ABSTRACT: Gempa bumi tanggal
11 April 2012 di Kota Banda Aceh dan sekitarnya masih menunjukkan minimnya
persiapan masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana. Penyebaran
informasi dan pendidikan masyarakat terkait ilmu kebencanaan yang belum
maksimal menjadi salah satu faktor penyebab. Minimnya persiapan dalam
menghadapi bencana dapat dilihat dari kemacetan yang terjadi pada saat itu.
Kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan saat warga Kota Banda Aceh melakukan
evakuasi akibat gempa bumi 11 April 2012. Jalur evakuasi dan titik evakuasi
yang ada tidak memadai. Untuk menganalisa kejadian tersebut, survey dan
observasi lapangan menjadi metode yang mungkin dilakukan dalam mengevaluasi
kejadian darurat yang sudah terjadi. Masyarakat dan instansi terkait menjadi
objek survey. Kajian yang berlokasi di Kecamatan Baiturrahman ini dilakukan
dengan tujuan menentukan jalur evakuasi dan titik evakuasi alternatif.
Kecamatan Kutaraja dan Meuraksa menjadi bagian dari kajian ini disebabkan
sebagian warganya melewati Kecamatan Baiturrahman untuk melakukan evakuasi.
Dari hasil survey tersebut didapatkan data pergerakan masyarakat pada gempa
bumi 11 April 2012 yang lalu. Data tersebut kemudian menjadi acuan untuk
observasi lapangan dan analisa tingkat pelayanan jalan (Level of Service, LoS).
Berdasarkan data observasi dan analisa tersebut diketahui kelayakan suatu ruas
jalan sebagai jalur evakuasi. Pada jalur evakuasi dengan LoS yang tidak stabil
ditambahkan jalur alternatif untuk mereduksi kemacetan. Titik evakuasi vertikal
menjadi variabel berikutnya untuk mereduksi kemacetan. Ruas-ruas jalan dan
titik evakuasi vertikal tersebut kemudian menjadi peta jalur evakuasi
alternatif Kecamatan Baiturrahman.
Kata Kunci: empa Aceh 11 April
2012, Tingkat Pelayanan Jalan, Jalur Evakuasi, dan Titik Evakuasi Vertikal
Penulis: Edi Syahputra Barus,
T. Budi Aulia, Ismail AB
Kode Jurnal: jpbiologidd130787