PENGARUH MEDIA AIR TERPOLUSI TANAH TERHADAP PERKEMBANGBIAKAN NYAMUK AEDES AEGYPTI
ABSTRACT: Salah satu cara
untuk pengendalian nyamuk Aedes aegypti adalah dengan mengetahui tempat
perindukannya. Selama ini diketahui bahwa nyamuk A. aegypti hanya dapat
berkembangbiak pada air yang relatif jernih, tertampung dalam suatu wadah dan
tidak bersentuhan langsung dengan tanah, namun demikian ingin diketahui juga
apakah air terpolusi langsung dengan tanah dapat menjadi tempat berkembangbiak
bagi nyamuk A. aegypti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
media terpolusi tanah terhadap perkembangbiakan nyamuk A. aegypti. Penelitian
ini menggunakan metode observasi dan metode ovitrap. Media air terpolusi tanah
dibuat dengan kosentrasi tanah 50 gr/ml, tanah 30 gr/ml dan 10 gr/ml. Parameter
yang diamati adalah daya tetas telur, persentase telur menjadi jentik, persentase
jentik menjadi pupa dan pupa menjadi nyamuk dewasa. Selain itu dilakukan juga
analisa kualitas air pada media air terpolusi tanah meliputi pH, kekeruhan,
CO2, amonia, nitrat dan plankton. Hasil penelitian menunjukkan jumlah telur
yang diletakkan nyamuk betina pada media air yang berisi polutan tanah mencapai
rata-rata 12.460 butir telur. Persentase keberhasilan nyamuk Aedes aegypti dari
mulai penetasan sampai mencapai dewasa tergolong tinggi. Salah satu faktor yang
mempengaruhi peletakan telur adalah indera olfaktori dan kehadiran
mikroorganisme. Perkembangan nyamuk pradewasa tergantung pada ketersediaan
makanan, bahan organik dan anorganik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan
bahwa air yang terpolusi tanah dapat menjadi tempat perindukan dan berkembangbiaknya
nyamuk A. aegypti.
Penulis: Elita Agustina
Kode Jurnal: jpbiologidd130786