Penambahan Inokulan Mikroba Selulolitik pada Pengomposan Jerami Padi untuk Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)
ABSTRAK: Jamur tiram
(Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur pangan yang banyak
dibudidayakan saat ini. Budidaya jamur tiram biasanya menggunakan serbuk
gergaji sebagai media tanam. Oleh karena ituketersediaan serbuk gergaji menjadi
masalah yang dihadapi oleh pembudidaya jamur tiram. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji penggunaan jerami padi sebagai media tanam alternatif dalam
budidaya jamur tiram dengan menggunakan mikroba selulolitik dalam proses
pengomposannya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan empat mikroorganisme selulolitik sebagai perlakuan yaitu
Bacillus subtilis (M1), Pseudomonas aeruginosa (M2), Trichoderma harzianum
(M3), dan Aspergillus niger (M4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan
M1 (B. subtilis) menunjukkan waktu pertumbuhan miselia jamur yang paling cepat
yaitu 63,00 hari, diikuti dengan perlakuan M2, M4, M3 dan kontrol masing-masing
selama 63,67; 65,00; 67,33 dan 67,33 hari. Sedangkan untuk produksi tubuh buah pada
panen pertama, perlakuan M2 (P. aeruginosa) menunjukkan hasil yang tertinggi
(123,33 g), diikuti dengan M1 (113,33 g), M4 (90,00 g) , kontrol (83,33 g) dan
M3 (78,33 g).
Penulis: Iwan Saskiawan
Kode Jurnal: jpbiologidd150834