PEMBERIAN SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) KELAS X SMA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA
Abstract: Scaffolding
merupakan pemberian bantuan kepada siswa dalam proses pembelajaran, yang pada
pelaksanaannya bantuan tersebut dikurangi sedikit demi sedikit hingga siswa
siap dilepas untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Selama ini pembelajaran
matematika terkesan kurang menyentuh dalam hal substansi pemecahan masalah.
Siswa cenderung menghafalkan konsep-konsep matematika sehingga kemampuan siswa
dalam memecahkan masalah sangatlah kurang. Padahal dengan pemecahan masalah,
siswa dapat mengembangkan proses berpikirnya. Oleh karena itu, Scaffolding
hadir untuk membantu siswa dalam mengembangkan proses berpikirnya yang nantinya
akan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking
skills).
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena penelitian ini
bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian,
misalnya perilaku, persepsi, maupun tindakan dengan pemberian scaffolding untuk
meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini dilaksanakan
di Kelas X MIA 1 SMA Negeri 5 Tuban semester ganjil tahun ajaran 2014/2015
melibatkan 32 siswa yang difokuskan
hanya 6 siswa sebagai subjek penelitian. Pemilihan subjek penelitiannya
berdasarkan hasil Pre tes, kemudian
diambil 2 siswa berkemampuan tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang, dan 2 siswa
berkemampuan rendah disertai dengan kemampuan komunikasi baik yang telah
dikonsultasikan dengan guru kelas.
Hasil penelitian ini, di antaranya: (1) deskripsi pengelolaan
pembelajaran dan kemampuan guru dalam memberikan scaffolding, (2) deskripsi
aktivitas siswa selama pembelajaran dengan diberikan scaffolding, (3) deskripsi
keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang ditinjau dari pemberian Pre tes
(Pre-scaffolding), LKS, dan pemberian Post tes (Pasca-scaffolding).
Penulis: PAMUJIARSO HIDAYAT
EKO WIBOWO
Kode Jurnal: jpmatematikadd160277