PEMBERIAN SCAFFOLDING BERDASARKAN KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL YANG BERKAITAN DENGAN PERSEGI DAN PERSEGIPANJANG DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA

Abstrak: Pelajaran matematika memegang peranan sangat penting dalam dunia pendidikan. Salah satu materi matematika yang dipelajari  siswa SMP adalah materi segiempat, di antaranya persegi dan persegipanjang. Berdasarkan wawancara dengan guru mitra, siswa kelas VII MTsN Kembangsawit masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal terkait persegi dan persegipanjang. Oleh karena itu, guru dapat menelusuri jenis kesalahan siswa dan memilih strategi yang tepat untuk mengatasi kesalahan tersebut.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak dua  siswa yang mempunyai kemampuan matematika rendah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tulis dan wawancara. Data yang dihasilkan berupa deskripsi jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persegi dan persegipanjang sebelum diberikan scaffolding, bentuk scaffolding yang diberikan berdasarkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persegi dan persegipanjang, serta kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persegi dan persegipanjang setelah diberikan scaffolding. Pemberian scaffolding dalam penelitian ini mengacu pada scaffolding yang dikemukakan oleh Anghileri (2006).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persegi dan persegipanjang, terdiri atas: (1) kesalahan konsep; (2) kesalahan prinsip; (3) kesalahan operasi; dan (4) kesalahan lainnya. Bentuk scaffolding yang diberikan berdasarkan kesalahan tersebut di antaranya: (1) meminta siswa  untuk lebih teliti membaca lagi soalnya (reviewing); (2) melakukan tanya jawab untuk mengarahkan siswa ke situasi terkait (restructuring); (3) menjelaskan suatu konsep (explaining); dan (4) mengubungkan materi yang telah dipelajari dengan soal yang diberikan (developing conceptual thinking). Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persegi dan persegipanjang setelah diberikan scaffolding yaitu siswa mampu menyelesaikan soal dengan benar, walaupun dalam penulisan yang diketahui dan ditanyakan dalam soal kurang lengkap.
Kata Kunci: scaffolding, kesalahan siswa, persegi dan persegipanjang
Penulis: Azizah Qurrotul Ummah, Rini Setianingsih
Kode Jurnal: jpmatematikadd160244

Artikel Terkait :