LINTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI JAJARGENJANG DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING MELALUI PENELITIAN DESAIN
Abstrak: Matematika adalah
sebuah ilmu dengan objek kajian yang bersifat hirarkis, yaitu suatu topik
matematika tertentu akan menjadi materi prasyarat bagi topik berikutnya. Untuk
mempelajari suatu topik matematika yang baru, pengalaman belajar siswa akan
mempengaruhi proses pembelajaran. Suatu materi tertentu akan dikuasai oleh
siswa dengan baik ketika ia mampu memahami materi prasyarat dengan baik. Dengan
karakteristik siswa tersebut, guru dapat membelajarkan suatu materi apabila
guru memiliki gambaran tentang kemungkinan lintasan atau jalur yang dilalui
siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Oleh karena itu,
perlu diketahui lintasan belajarsiswa pada saat mempelajari jajargenjang.
Penelitianinitermasukjenispenelitiandesain dengan model Gravemeijer dan
Cobb (2006). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan
menghasilkan lintasan belajar siswa pada materi jajargenjang dengan metode
penemuan terbimbing.
Hasil penelitian ini adalah lintasan belajar siswa pada materi
jajargenjang dengan metode penemuan terbimbingdapat dihasilkan dari
hypothetical learning trajectory yang didesain melalui penelitian desain yang
terdiri dari tiga tahap, yaitu preparing for the experiment, design experiment,
dan retrospective analysis. Lintasan belajar didapatkan dengan merevisi
hypothetical learning trajectory hasil uji coba serta diskusi dengan guru mata
pelajaran. Hasil tes menunjukkan bahwa 48,39% siswa mendapatkan nilai lebih
dari KKM yang ditetapkan sekolah.
Penulis: Asty Ridha Harini
Kode Jurnal: jpmatematikadd160247