KERAGAMAN LILIOPSIDA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI

ABSTRACT: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih jauh mengenai konsep pembelajaran berbasis belajar dari lingkungan sebagai media penunjang pembelajaran biologi. Secara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Liliopsida dan menganalisis kelayakannya untuk digunakan sebagai media pembelajaran biologi. Penelitian dilakukan di pekarangan SMA Negeri 1 Sawang Kabupaten Aceh Utara. Metode pengumpulan data adalah survei dan kuadrat. Analisis data untuk indek keragaman dilakukan dengan Indeks Keragaman Shannon (H’), Indeks Kemerataan (E’). Analisis data Indeks Nilai Penting (INP) untuk menetapkan dominasi suatu jenis Liliopsida terhadap jenis Liliopsida lainnya dalam suatu komunitas. Sedangkan untuk kelayakan diuji dengan rumus penduga nilai kelayakan (K). Hasil penelitian diperoleh 37 jenis Liliopsida dari 6 familia. Berdasarkan hasil analisis Indeks Nilai Penting, pada tiap stasiun pencuplikan diketahui jenis Liliopsida yang mendominasi lebih dari satu jenis. Pada stasiun I dan II terdapat 3 jenis Liliopsida yang mendominasi komunitas tersebut, sedangkan pada stasiun III ada 6 jenis Liliopsida yang mendominasi. Indeks keragaman Shannon menunjukkan tingkat keragaman Liliopsida di pekarangan SMA Negeri 1 Sawang termasuk kategori sedang dan Indeks kemerataan menunjukkan bahwa distribusi jumlah individu setiap jenis Liliopsida di setiap lokasi relatif terdistribusi secara merata. Hasil pengujian kelayakan menunjukkan tumbuhan anggota Liliopsida di pekarangan SMA Negeri 1 Sawang sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi konsep keanekaragaman hayati, khususnya keanekaragaman hayati tumbuhan (K= 120 %).
Kata Kunci: Keragaman liliopsida, Media Pembelajaran dan Analisis Kelayakan
Penulis: Ulia Hanum
Kode Jurnal: jpbiologidd130776

Artikel Terkait :